Proyek Hotmix Jalan Lintas PatrolHaurgeulis Di Duga Dikerjakan Asal-Asalan

jalan 1Indramayu, (MR)
Realisasi proyek Jalan lintas Patro-Haurgeulis  dengan cara di hotmix, diduga dikerjakan asal-asalan. Pasalnya, dari pantauan Media Rakyat, proy ek yang menghabiskan puluhan miliar uang rakyat tersebut, banyak terdapat kejanggalan dalam pelaksanaannya. Tanpa adanya papan nama proyek, pihak pelaksana proyek yang susah ditemui oleh Awak media, kondisi jalan yang sudah mengalami banyak kerusakan, padahal baru beberapa hari diadakan perbaikan.

Selalu tidak beradanya pihak pelaksana proyek dilokasi,  jelas-jelas sudah melecehkan UU KIP (Keterbukaan Informasi Publik ), Nomor 14 Tahun 2008. Hal tersebut berkaitan dengan penyampaian informasi kepublik terkait jalannya proyek Hotmix jalan tersebut.

“Seharusnya pihak pelaksana proyek memasang papan  jumlah anggaran biaya pelaksanaan proyek, sehingga hal tersebut bisa diketahui oleh masyarakat luas. Ini kan menggunakan uang negara yang sumbernya dari pajak rakyat, masyarakat perlu keterbukaan terkait pelaksanaan proyek ini, jangan sampai uang rakyat dikorupsi untuk kepentingan pribadi,” tutur Agus (50), Warga Kecamatan Haurgeulis kepada koran ini. Senada disampaikan Nara sumber MR yang enggan namanya dikorankan mengungkapkan. Pihak pelaksana proyek  diduga sering kali menjual  hotmix kepada masyarakat untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut kata dia dilakukan berulang-ulang kali.

“Pihak proyek selalu menjual hotmix kepada masyarakat dan  Instansi. Hotmix tersebut dijual untuk kepentingan pribadi dengan mengeruk keuntungan yang sebanyak-banyaknya. Konsumennya terdiri dari Sekolah, Masyarakat, PLN dan lainnya. Hal ini sudah merupakan bentuk penyimpangan dalam suatu proyek, pihak terkait diminta segera turun tangan,” tegas Nara sumber MR .

Investigasi MR lebih lanjut, ruas jalan Patrol-Haurgeulis sepanjang +17 Kilo meter yang terkena proyek perbaikan jalan tersebut  dibeberapa ruasnya sudah terlihat kerusakan, diantaranya yang terdapat di Desa Kopyah Kecamatan Anjatan  dan Desa Sumber mulya Kecamatan Haurgeulis. Dilokasi tersebut nampak dengan jelas jalanan bergelombang, sehingga bila turun hujan jalan tersebut tergenang oleh air.

“Jalan yang baru di hotmix kenapa kalau di guyur hujan seperti kubangan kerbau. Pihak proyek terkesan asal-asalan saja dalam pengerjaan proyek jalan ini,” ungkap Edi (46), Warga Desa Kopyah Kecamatan Anjatan kepada MR baru-baru ini. Ditambahkan Edi, pihak pelaksana proyek semestinya memperhatikan mutu serta kualitas jalan yang akan diperbaiki. Jangan sampai hasil dari proyek tersebut justru merugikan dan mengecewakan masyarakat luas. >>Tim MR

Related posts