Kotabaru, (MR)
Media Gathering VI Desember 2015 kunjungan ke Panti Asuhan dan Ponpes Kotabaru di adakan oleh PT.Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Plant tarjun Kabupaten Kotabaru Kalsel, Jum’at (11/12/15). Acara Gathering di hadiri oleh Pimpinan PT. Indocement, Ketua Panti Asuhan, para anak asuhan panti, wartawan, Tokoh Agama dan lain-lain.
H.Nor Ipansyah Perwakilan dari Indocement mengatakan, “Sebernarnya acara ini adalah menjelang Akhir tahun dan tutup tahun bersama rean dari media dan PT.Indocement mengadakan Gathering kumpul-kumpul bersama untuk melakukan silaturahmi, dan hari ini kita berkunjung ke Panti Asuhan,ada pun tujuan adalah kami ingin mengenalkan kehadiran PT. Indocement bukan hanya di nikmati oleh orang-orang di sekitar perusahaan saja tapi masyarakat di Kotabaru pada umumnya.
“Perusahaan juga menjalankan CSR (Corporate Social Responsibility) sudah berjalan dengan lancar di ring 1 (satu) Perusahaan, sekopnya di bidang pendidikan, kesehatan, perekonomia, keamanan, jadi Visi dan Misinya kami ada lah ingin mengetahui dan lebih dekat lagi pada anak-anak di Panti Asuhan.
Jangan bekecil hati terus menatap masa depan dengan bersungguh sungguh dan kami akan menyerahkan sedikit bantuan kepada pengurus untuk memanfaat kan sesuai kebutuhan nya : Bola Voly 2 buah, Net Voli 1, 2 bola Potsal dan berupa uang. Yazid Wakid Ketua Panti Asuhan Al Istiqomah mengatakan,”Mengucapkan terima kasih, syukur Alhamdullilah ke PT. Indocement mengadakan bakti sosial dan mengunjungi Panti Asuhan kemudian rasa sukur dan satu kebanggaan untuk kita, saya di serahi amat untuk menjadi ketua Panti Asuhan selama 2 Priode, secara fisik di Panti Asuhan sudah mempunyai Musola, rumah pengasuh, kita bangun asrama 2 tempat, kemudian kita juga aan membangun SMP satu lokal nanti di hendel bidang Pendidian Dasar Muhamadiyah Kotabaru.
“Jumlah anak putra dan putri panti asuhan yaitu 10 orang anak putra, 5 orang anak putri berjumlah 15 orang anak ada Duafa, yatim piatu dan anak tidak mampu,memang mengurus Panti perlu kesabaran tapi juga harus tegas maksudnya panti ini bukan tempat berleha-leha seperti tempat yang tidak kita ingin kan seperti pengaruh pergaulan, narkoba, obat-obatan dan rokok dan lain-lainnya, apa bila anak-anak tidak mau di arahkan maa dengan ikhlas dia meninggalkan Panti Asuhan ini dan kita serahi surat pernyataan dan kita undang orang tuanya, prestasi anak-anak panti haru bisa mengaji, harus bisa berbahasa Arab, Inggris dan kita panggil guru les matematika,” pungkasnya. >>Hasan
