Kediri, MR – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Kabupaten Kediri di tingkat regional. Dua atlet taekwondo berbakat dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kediri, yang berlokasi di Kecamatan Kras, sukses memborong gelar juara pertama dalam ajang bergengsi Kejuaraan Taekwondo Ksatria Nusantara Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar pada Juni 2026 lalu. Rabo, (03/09/26).
Dalam kejuaraan daerah tersebut, siswa bernama Rafael tampil dominan dan berhasil mengawinkan dua medali emas sekaligus untuk kategori yang berbeda. Anggota kontingen MTsN 2 Kediri ini sukses naik ke podium tertinggi setelah menumbangkan lawan-lawannya pada kelas Kyorugi (tarung) Junior U-48 Putra serta kelas Kyorugi Cadet U-65 Putra.
Kejuaraan Taekwondo Ksatria Nusantara 2026 merupakan salah satu ajang pencarian bakat atlet muda terbesar di Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti oleh ratusan taekwondoin terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Persaingan ketat sudah terjadi sejak babak penyisihan, di mana para atlet harus menunjukkan ketahanan fisik dan penguasaan teknik tendangan yang matang.
Rafael, yang turun di dua nomor berbeda, harus menjaga stamina dan fokusnya sepanjang turnamen. Pada kategori Cadet U-65 Putra, ia berhasil memanfaatkan keunggulan jangkauan fisik dan kecepatan untuk meredam serangan lawan. Sementara pada kategori Junior U-48 Putra, disiplin taktik dan akurasi serangan menjadi kunci utamanya dalam mengamankan poin kemenangan hingga babak final. Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari kerja keras sang atlet serta dukungan penuh dari pihak madrasah.
Kepala MTsN 2 Kediri H.Agus Gunawan, M. Pd. menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas dedikasi Rafael yang telah mengharumkan nama madrasah di level Jawa Timur. Prestasi ini merupakan buah dari konsistensi latihan bimbingan prestasi (bimpres) olahraga dan ekstrakurikuler yang berjalan aktif di lingkungan MTsN 2 Kediri. Madrasah berkomitmen untuk terus mendukung bakat-bakat non-akademik siswa agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, termasuk target menuju kejuaraan nasional (Kejurnas) di masa mendatang.” Ungkap dengan bangga.
Dengan pencapaian gemilang ini, Rafael tidak hanya membawa pulang trofi dan piagam penghargaan, tetapi juga membuktikan bahwa siswa Madrasah di wilayah Kras, Kabupaten Kediri mampu berbicara banyak dan menjadi yang terbaik dalam bidang olahraga bela diri di tingkat provinsi. (Ag).
