Mega Proyek Jalur Lintas Selatan Jatim Mangkrak

Surabaya,(MR)
JALUR Lintas Selatan (JLS) yang dicanangkan oleh Presiden Megawati Soekarno putri tanggal 14 Februari 2002 sebagai upaya Percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah selatan Jawa Timur ini mangkrak, mengingat infrastruktur jalan sebagai akses pembuka tak kunjung selesai dibangun.
Menurut informasi yang dapat dipercaya mengatakan pada media ini bahwa estimasi alokasi dana untuk proyek ini telah valid dan tiap tahunya telah diantisipasi sebesar 20% namun tetap saja terjadi kekurangan dana hal ini diduga ada penyelewengan dana proyek.
Melalui surat jawaban dari Ketua PPID pembantu Dinas Pekerjaan umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Ir. I Made Sukartha,CES mengatakan “Pelaksanaan JLS telah mengalami kemajuan yang baik tetapi tidak dapat dipungkiri ada beberapa kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan anggaran, baik anggaran APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN Pusat serta adanya inflasi tiap tahun dengan kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) mengakibatkan pembengkakan estimasi anggaran yang pada tahun 2002 sebesar 3,5 trilliun menjadi 7,768 pada tahun 2011.
Anggaran yang terealisasi sampai tahun 2011 sebesar 1,526 Triliun dan DPU  Bina Marga Provinsi Jatim terus berupaya dalam proses penyelesaian JLS ini, dimana salah satunya mengusulkan beberapa ruas jalan untauk ditangai oleh APBN, ruas yang diusukan antara lain : Kabupaten Trenggalek- Tulungagung-Blitar-Malang-Lumajang-Jember dan ruas jalan yang telah ditangani oleh Pemerintah pusat melalui dana APBN adalah batas Jawa Tengah-Pacitan  menuju Trenggalek. Sambungnya.
Pekerjaan Jalur Lintas Selatan ini akan diselesaikan secara bertahap sesuai dengan dana yang dialokasikan.  Realiasai dana JLS mulai tahun 2002 sampai tahun  2012 adalah sebagai berikut : APBN sebesar Rp. 1,097 Triliun, APBD Provinsi sebesar Rp.328,307 Milyar dan APBD Kabupaten sebesar Rp.100,377 Milyar jadi total dana yang teralisasi sampai tahun 2012 sebesar Rp.15,26 Triliun sedang realisasi fisik total panjang jalan ± 618,8 km dan total Jembatan ± 166 Jembatan, pembukaan Badan Jalan ±369,22 km (53,32 %), Badan jalan sampai dengan pondasi ± 100,28 km (15,75 %), Badan jalan yang selesai di aspal ± 78,33 (12,32%), Jembatan yang selesai di bangun sebanyak 55 jembata (33%). Jelasnya. >> Gc/Hs

Related posts