AWALI KBM SEMESTER GENAP , KEPSEK SMP N 7 TERNATE LAKUKAN EVALUASI DAN WORKSHOP KESIAPAN ADMINISTRASI PEMBELAJARAN

Plt. KEPSEK SMP N 7 TERNATE , Hj. ENDANG HERMANTO , S.Pd .M.Pd

Ternate, (MR) – Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM) semester genap di SMP N 7 Ternate resmi akan dimulai pada kamis ( 6/1/2021 ) . Mengakhiri semester ganjil sebelumnya siswa juga diliburkan terhitung sejak 23 desember sampai 3 januari .

Diwawancarai awak mediarakyat , Plt Kepsek SMP N 7 Hj. Endang Hermanto .S.Pd M.Pd menyebutkan libur tersebut hanya untuk siswa sementara guru guru tidak menjalani masa libur.

” Kegiatan guru guru pada masa libur tersebut adalah fokus mengekuti kegiatan evaluasi program kegiatan sekolah selama satu semester sebelumnya bersama Tim Penjaminan Mutu Pendedikan Sekolah atau TPMPS. Selain itu juga sejak senin kemarin sampai rabu ( 4 , januari 2022 ) kita fokus pada kegiatan Workshop kesiapan administrasi pembelajaran bagi guru sebelum dimulainya KBM semester genap ” ungkap Hj. Endang .

Ditanya terkait evaluasi program kegiatan sekolah di semester ganjil kemarin bersama TPMPS , Endang menyebutkan pihaknya melakukan evaluasi keseluruhan tentang program jangka pendek yang sesungguhnya menuai banyak kendala seperti peran TPMPS dalam menyiapkan dokumen satu sekolah pada semester ganjil . Kegiatan ini belum tuntas disebabkan guru guru disibukan dengan penerapan metode daring dan luring . Juga terkait penilaian siswa yang banyak menyisakan masalah .

Untuk KBM semester genap akan dimulai pada kamis ( 6/1/2022) namun prosesnya masih dalam bentuk tatap muka terbatas .

” Kami sementara menunggu edaran Pemda yakni Dinas Pendidikan tentang penetapan bisa tidaknya dilakukan pembelajaran tatap muka penuh . Syarat untuk dilakukan pembelajaran dengan tatap muka penuh itu adalah mengacu pada indikator data warga sekolah yang seratus persen divaksin termasuk penerapan Prokes di sekolah ” ungkapnya .

Berdasarkan data yang dirilis , SMP N 7 Ternate saat ini sudah 86 persen warga sekolah yang divaksin atau dari total 1047 siswa , yang belum divaksin sebanyak 286 siswa .

Untuk yang belum divaksin tersebut pihaknya fokus melakukan pendataan ulang melalui wali wali kelas serta memerintahkan Wakasek Kesiswaan untuk menyiapkan daftar checklick siswa yang sudah mengekuti vaksin 1 , 2 atau belum sama sekali divaksin .

Sementara untuk guru guru sudah 90 persen divaksin . 10 persen sisanya lantaran yang bersangkutan mengidap penyakit tertentu .KOKO ATENG

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.