PENERAPAN METODE DARING DENGAN APLIKASI GEOGLE MEET DI SD 28 KELAPA PENDEK TERNATE

KEPSEK SD 28 LUTFI SOLEMAN,S.Pd.,M.Pd

Ternate, (MR) – Di masa pandemi covid 19 yang mempengaruhi capaian mutu pendedikan maka perlu adanya desain pembelajaran yang efektif untuk diterapkan . Ini dimaksudkan untuk terciptanya sinkronisasi antara guru yang bertugas memberikan materi ajar dan siswa sebagai peserta ajar .

Ditemui di ruang kerjanya , kepsek SD 28 Kota Ternate Lutfi Soleman , S.Pd , M.Pd menuturkan terkait dengan pembelajaran di masa pandemi covid maka pihak sekolah memberlakukan metode pembelajaran secara daring dengan menggunakan aplikasi geogle meet . Selain Daring juga dilakukan metode Luring . ” Dengan metode Luring ini orang tua siswa diperkenankan untuk bisa datang ke sekolah guna pengambilan buku atau materi ajar , kemudian dengan buku atau materi ajar tersebut siswa selanjutnya belajar di rumah dengan bimbingan guru melalui aplikasi Whats App ” jelas Lutfi .

Menurutnya pula guna efektifitas pembelajaran , sebelumnya perlu dilakukan identifikasi siswa berdasarlan kepemilikan HP Android . Identifikasi ini kemudian dapat ditentukan siswa siswa mana saja yang layak belajar dengan metode daring dan mana yang layak dengan menggunakan Luring . Proses identifikasi ini dilakukan mengingat masih ada siswa yang berasal dari keberadaan keluarga ekonomi lemah hingga tidak memiliki HP Android atau keluarganya memiki HP Android tapi dalam jumlah yang terbatas sementara harus dipakai lebih dari satu anak .

Ditanya soal kompetensi guru guru dalam penerapan metode Daring menggunakan aplikasi Geogle meet , Lutfi kemudian menjelaskan sampai saat ini tidak ada masalah untuk kompetensi pendidik dalam penerapan metode Daring plus penggunaan aplikasi Geogle meet yang ditetapkan sebagai aplikasi pembelajaran . Aplikasi jenis ini memiliki durasi waktu penggunaan yang tidak terbatas .

” Kita secara mandiri melaksanakan pelatihan kaitannya dengan model pembelajaran daring dengan aplikasi tersebut . Nanti juga dalam beberapa hari kedepan akan juga dilakukan pelatihan serupa yang dimediasi oleh PGRI Kota Ternate . Guru guru di SD 28 nanti juga dilibatkan untuk itu ” jelasnya .

Lutfi berharap demi suksesnya pembelajaran maka sangat dibutuhkan jalinan kerjasama dan adanya saling pengertiam dengan orang tua . ” Berikanlah kesempatan kepada anak / siswa untuk bisa juga menggunakan HP Android demi kebutuhan pembelajaran ” harap Lutfi. (KOKO ATENG MRC)

 555 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.