KONDISI PANDEMI, SEKOLAH MASIH SULIT MENGCOVER DATA OUTPUT LULUSAN YANG TERSERAP KE PASAR KERJA

Ternate, (MR) – Kondisi emergency covid pada akhirnya membuat pihak sekolah masih mengalami kesulitan dalam melakukan penelusuran keberadaan out put lulusan . Padahal sesungguhnya data out put lulusan ini menjadi indikator penting untuk mengukur tingkat keterserapan lulusan pada lapangan kerja khususnya sektor industri .

Hal tersebut diungkapkan Kepsek SMK 2 Ternate Ma’ruf .A . Kahar S.Pd menjawab pertanyaan awak mediarakyat . Menurut Ma’ ruf covid 19 bukan hanya berakibat sulitnya pihak sekolah dalam mengcover data keberadaan lulusan/ alumni SMK 2 tahun ini tapi kondisi serupa juga dialami oleh dunia industri . ” Akibat terpaan covid 19 perusahan perusahan yang beroperasi khususnya dalam wilayah Maluku Utara misalnya harus merumahkan karyawannya . Dengan begitu kita juga agak sulit memiliki data otentik dan pasti soal keluaran SMK 2 ” Tandasnya .

Data validnya akan lebih cepat dan efektif terakses apabila pada situasi normal . Tambah Ma’ruf ini karena ada kerja sama antara sekolahnya dengan perusahan – perusahan yang beroperasi di Maluku Utara yang konon perusahan – perusahan tersebut banyak mempekerjakan lulusan SMK 2 Ternate .

Alumni Universitas Patimura Ambon ini juga menambahkan SMK 2 punya Bursa Kerja Khusus ( BKK) . BKK ini punya peran dan fungsi untuk melakukan penelusuran alumni . Tujuannya untuk mendapat data riil tentang keterserapan alumni pada dunia kerja . ” Data riilnya sementara lagi dirilis ” ucapnya .

Soal keberadaan out put lulusan , Ma’ruf mengklasifikasikan keterserapannya ke dalam tiga bagian yakni lulusan atau mereka yang terserap masuk dalam dunia kerja khususnya Industri . Notabenenya mereka ini memiliki kompetensi sesuai spesifikasi jurusan .alasannya dunia industri sangat selektif dalam perekrutan tenaga kerja . Bagian ke dua adalah lulusan yang memilih melanjutkan studi dengan mengambil jurusan yang linear dengan jurusan di jenjang SMK nya . Kemudian lulusan yang memilih berwirausaha .

Untuk mengetahui atau mengukur dari sisi kwantitas jumlah yang riil dari tiga variabel tersebut lagi lagi menurut Ma’ruf belum ada data otentik . (KOKO ATENG MRC)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.