INI DUA HARAPAN DARI IBU LURAH BASTIONG TALANGAME

LURAH BASTIONG TALANGAME MASDIANA F. SYAFAR,S.STP

Ternate, (MR) – Kelurahan Bastiong Talangame Kota Ternate Selatan adalah kelurahan yang memiliki kawasan strategis perekonomian seperti pelabuhan antar pulau atau dikenal dengan Pelabuhan Bastiong dan Pelabuhan Perikanan Nusantara PPN Ternate juga sentra perekonomian Pasar Inpres Bastiong Ternate .

Ditemui di ruang kerjanya , ( 23 /6 /2021) Lurah Bastiong Talangame Masdiana . F . Syafar . S. STP mengungkapkan dengan keberadaan kawasan strategis ini , kaitannya dengan penanggulangan covid 19 pihaknya sangat berharap adanya kordinasi dan kerja sama dengann tim Satgas covid juga dengan instansi terkait .

“Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 kita sebagai pemerintah kelurahan berharap tim Satgas covid juga instansi terkait yang punya otoritas di pelabuhan seperti PELINDO , KSOP agar lebih intens dalam mengawasi pergerakan orang dari luar daerah yang masuk melalui pelabuhan .karena pelabuhan sebagai pintu masuk utama maka ini perlu diperketat . Sebagai pemerintah kelurahan kami siap untuk bekerja sama karena ini adalah upaya positif dalam rangka pencegahan covid ” harapnya .

Dalam amatan awak mediarakyatnews .com , Pelabuhan Bastiong yang berada di Kelurahan Bastiong Talangame memiliki tingkat mobilitas penumpang yang sangat tinggi baik yang datang maupun pergi . Kondisi ini memicu terjadinya kerumunan atau penumpukan orang di area pelabuhan . Masdiana berharap Tim Satgas dan instansi terkait harus memperketat protap kesehatan bagi setiap penumpang maupun pengantar . ” Kita berharap Satgas covid lebih ketat dalam penerapan aturan ” harapnya .

Selain di area pelabuhan , Tim Satgas dan Dinas Perindustrian Perdagangan perlu juga memberlakukan aturan serupa di area perekonomian atau pasar sebagai tempat transaksi jual beli barang dan jasa . ” Kawasan Pasar Inpres Bastiong sebagai sentra perekonomian masyrakat praktis disana terjadi penumpukan orang olehnya itu selain ada sosialisasi dan edukasi selain itu perlu ada sangsi tegas bagi yang tidak mentaati aturan protap kesehatan ” ungkapnya .

Selain masalah penanganan virus covid , jebolan STPDN angkatan 2008 ini juga berharap perlu adanya perhatian serius dari dinas terkait soal sampah khususnya yang ada di area pasar inpres .
” Masalah sampah ini adalah hal klasik , Sebenarnya perlu singkronisasi antara aturan dan kesadaran masyarakat , buat apalah aturan di bikin sementara masyarakat tidak pernah sadar . Selebihnya lagi harus ada inovasi terbarukan , sampah bukan lagi masalah krusial tapi malah sampah bisa dikelolah atau d daur ulang hingga mampu menghasilkan pundi pundi rupiah bagi daerah termasuk kelurahan ” sebutnya. (KOKO ATENG MRC)

 1,648 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.