Perkembangan situasi di masyarakat yang terjadi saat ini tergolong kurang nyaman. Genersi muda sekarang sudah terpengaruh lingkungan ku-rang terarah, karena perkem-bangan Internet setiap saat dapat diakses.
Menurut komandan kodim 0604 Letkol Inf. R. Haryono saat membuka Pelatihan Pemula Bela Negara (PPBN) di pondok pesantren Hihayatul Amal Kec.Rawamerta dan di Kameri Yayasan Nurul Ansor di Keca-matan Jayakerta.
R Haryono menerangkan kedatangan Kodim 0604 di ponpes ini dengan tujuan satu, kita harus bahu membahu yang pelatihan sekarang ini genersi muda dan orang tua bertang-gung jawab terhadap kelangsu-ngan bangsa dan Negara yang kita cintai. Dandim menegaskan kita punya potensi sumber daya alam yang kaya, Negara kita kaya kalau bukan kita yang menyelamatkan mau siapa lagi? Untuk itu saling bahu memba-hu menjaga eksistensi Negara.
Lebih lanjut Dandi menje-laskan, agar para santri dapat bekerja sama untuk membela Negara. Karena membela Negara bagian dari pada ibadah dan Negara dapat berdiri kokoh ketika partisipasi masyarakat indonesia bersatu demi bela Negara. Memang TNI sebagai bela Negara dan sebagai penegak kedaulatan, akan tetapi tugas kita semua sebagai warga Negara Indonesia. Karena tanah airku, Tumpah darahku yang harus dipertahankan. Jangan sampai negara kita pecah belah seperti Libanon 1967 dilanda konflik. katanya.
Apalagi Karawang tambah Dandim memiliki historis yang sangat kuat dan heroik, Kara-wang-Rengas Dengklok meru-pakan titik awal kemerdekaan Negara Republik Indonesia, maka dari itu mari kita bersama-sama membela Negara Indoneia, Indonesia tetap negara NKRI harga mati. (Komarudin)

