Natuna (MR)- Reses III anggota DPRD Natuna, pemilihan dapil I, berlangsung semarak. Puluhan masyarakat hadir dalam pertemuan itu, mengusulkan berbagai pembangunan di daerahnya.
Kades Sebagai ulu Elyas. Mengaku telah menyebar 50 undangan kepada warga.Meski demikian ,hanya puluhan masyarakat saja yang hadir.
Dalam reses tersebut, Hendri FN anggota DPR Natuna dari Fraksi Demokrat mengatakan, kegiatan ini, guna menampung aspirasi, masyarakat, dan pokok pokok pikiran.
lni diatur dalam UU. Bapak ibu tidak perlu ragu, jika ada program atau usulan, belum terkaper, silahkan saja di usulkan, Kami usahakan jika itu merupakan segala prioritas.Ungkap Henri, yang akrab dipanggil Jak.
Dikatakannya, sejak KPK berkunjung ke Natuna,dan melihat situasi daerah ini, DPRD diberi wewenang terkait usulan bersifat penting, bisa dimasukkan, tanpa melalui Musrenbang. Berbeda dengan tahun sebelumnya, semua usulan harus lewat musrembang ucapnya.

APBD 2019 telah disahkan Rp.1,27 Trilyun. Kenapa naik, karena banyak dana DAK. Ada 4 pembangunan Puskesmas diprioritaskan di daerah perbatasan. Oleh karena itu Kami datang, untuk menyerap, meski tidak semuanya terkaper. Karena Natuna luas dan semua butuh pembangunan.
Sementara itu Bujang Aidi, selaku ketua DPD Sebadai Ulu. Mempertanyakan soal minyak tanah. Setiap reses kami selalu ajukan, gimana cara agar minyak tanah masuk ke Desa ini. Masyarakat desa Sebadai Ulu,harus ambil minyak tanah ke desa Kelaga.Selain jarak jauh, jika telat, tidak kebagian. Oleh karena itu meminta agar pangkalan juga dibuat di desa ini.
Usulan harga karet maupun kelapa perlu diperhatikan . Masyarakat Sebadai Ulu, mata pencaharian dari bertani. Minta solusi. Serta jalan ke Kebun minta dibangun.
Lain halnya dengan wakil Ketua DPD Sebadai Ulu. Ia mengatakan dari dulu sampai sekarang, warga Sebadai ULu, Kenyang banjir. Sudah sering minta ke camat agar ada solusi tapi tak ada hasil. Setiap tahun dapat banjir terus hingga 1,5 meter. Oleh karena itu minta solusi ,jika perlu tolong dianggarkan untuk pengerokan dan pelebaran kali.
Menanggapi semua itu, Anggota Banggar DPR Natuna Henri FN, akan berusaha membawa aspirasi ini ke forum DPRD. Terkait minyak tanah, Kami anggota dewan , sudah menyurati langsung kepada Pertamina agar permintaan desa Sebadai Ulu dijadikan pangkalan minyak tanah. Persoalannya kwota belum bertambah.Pada hal penduduk semakin banyak. Masalah ini, ada di ranah Pertamina. Terkait harga karet, Itu secara Nasional. Kalau dulu dollar naik harga komoditi naik, tapi sekarang beda .Yang pasti Kami sudah berusaha ucap Henri FN./Roy.
