Kediri, (MR)
Menurut Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk lingkungan menyatakan bahwa keracunan bahan kimia melalui bahan pangan merupakan salah satu dari lima penyebab utama kematian didunia.
Maka dari itu kekawatiran masyarakat untuk dampak lingkungan dari kontaminasi penggunaan pupuk buatan, pestisida, dan hasil rekayasagenetik yang menyebabkan pen-cemaran pada tanah, air, dan udara. Begitu bahan kimia ini berakumulasi dilingkungan (tanah,air,dan udara) maka organisme banyak yang mati,dan masuk dalam rantai makanan.
Hal inilah yang selain mengakibatkan kesehatan manusia terus menurun juga menyebabkan sebagian besar lahan pertanian menjadi kritis sehingga unsur hara semakin menurun tidak tersedia bagi tanaman yang akhirnya pertumbuhan tanaman terhambat,hama penyakit berkambing,tak terkendali produksi menurun.
Dengan menerapkan pupuk organik jelas akan meningkatkan kesehatan produktifitas flora,fauna,dan manusia. Melalui bertani organik pertanian terintegrasi berwawasan ling-kungan merupakan solusi yang harus dilakukan, sehingga; menyelesaikan pencemaran, perbaikan kesuburan ,pengendalian hama,tidak tergantung pupuk kimia,hasil panen kompetitif/berdaya saing,bebas pestisida/sehat,meningkatkan pendapatan,menjadi komoditas ekspor yang berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui dinas pertanian dan perkebunan telah melakukan pembinaan dan pendampingan terus pada kelompk tani budidaya desa kepung kecamatan kepung telah ber-kem-bang dari 3,5 Ha menjadi 12 Ha diawal musim tanam tahun 2016, dan telah mendapatkan sertifiasi pertanian organik dari lembaga sertifikasi organik selo-liman (lessos) pada tahun 2015, kelompok tani mulur desa kencong kepung seluas 5 Ha, gabungan kelompok tani sekar tanjung desa pagung Kec. semen 8 Ha. Gapoktan tawang jaya desa ketawang Purwoasri seluas 1 Ha, pondok lazaris seluas 3 Ha sedang dalam persiapan pengajuan sertifikasi pertanian organik Kemudian sosialisasi terhadap poktan terus dilakukan oleh dinas pertanian dan perkebunan Kabupaten Kediri dengan berbagai kegiatan mulai pembinnaan secara langsung dalam bentuk pertemuan dengan praktek lapang penunjang kegiatan pertanian organik, dan bantuan material organik pada petani. Kegitan praktek lapang yang telah dilaksanakan berupa demplot, pembuatan pupuk organik, Mol, pesnap dengan bahan tersedia di petani. >>Agus
