Kota Malang, (MR)
Keberadaan dan pengelolahan SMA danSMK di kota Malang yang saat ini telah di ambil alih pemerintah provinsi jawa timur diharapkan bukan menjadi halangan komunikasi antara sekolah tersebut dengan Dinas Pendidikan Kota Malang. Sehingga dengan membangun komunikasi tersebut dapat menjadi ajang bertukar informasi dan komunikasi di antara keduanya.
Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan kota Malang Dra Hj Zubaidah MM saat menghadiri pisah kenal dan sertijab kepala sekolah SMKN 10 Malang rabu (18/1).
Menurutnya, sesuai UU no 23 tahun 2016 tentang alih kelola SMA /SMK dari pemerintah Daerah ke pemerintah Provinsi,maka saat ini pemerintah daerah khususnya pemkot Malang tidak memiliki kewenangan untuk mengelola SMA/SMK, namun bukan berarti tidak dapat bersinergi diantara keduanya.
“Meski SMA atau SMK bukan lagi menjadi kewenangan Diknas Kota Malang,tapi keberadaannya tetap di wilayah kota Malang,sehingga kami minta kepada sekolah-sekolah tersebut untuk memperhatikan pelajar dari kota Malang,” ujarnya. Di tambahkan oleh nya, walikota Malang yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan ,berusaha mempersiapkan dan membangun sarana dan prasarana sebagai penunjang mutu pendidikan agar mampu memiliki daya saing tinggi.
“Kita lihat ,usia SMKN 10 ini masih 8 tahun,tapi mampu menjadi sekolah terbaik di kawasan timur kota malang,salah satunya menjadi pengampu LKS tingkat nasional di bidang teknologi dan mendapat pengakuan nasional dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),dan fasilitas gedung yang sangat memadai,hal ini adalah suatu prestasi yang membanggakan dan patut diapresiasi sebagai bentuk keberhasilan pengelolahan sekolah oleh Pemkot Malang,”imbuhnya.
Kota Malang yang selama ini di kenal sebagai kota pendidikan,menurut Mantan Kadinsos ini adalah bukti bahwa mutu pendidikan di kota Malang sangat baik dan mampu berdaya saing dengan daerah lainnya. Ini bukti jika mutu pendidikan di kota Malang tidak kalah dengan daerah lain , berkat kerjasama yang baik unsur-unsur pendidikan diantaranya kepala sekolah , guru , petugas adsministrasi tata usaha , hingga siswa itu sendiri , meski kita sadari kota Malang juga menjadi kota tertinggi di jawa timur terkait bahaya narkoba,tapi perlu digaris bawahi bahwa itu bukanlah pelajar , tapi orang-orang umum dan mahasiswa dari luar kota yang setiap tahunnya jumlahnya meningkat,” tegasnya.
Tidak itu saja ,imbuh wanita ramah ini peran dunia media berperan besar bagi dunia pendidikan karena menjadi penyampai informasi kepada masyarakat. Setiap kegiatan Dinas Pendidikan selalu di liput oleh puluhan media,hal ini bukti bahwa media berperan besar dalam dunia pendidikan,” tukasnya.
Ia berharap dengan pengalihan kewenangan SMA/SMK mutu pendidikan akan semakin baik sehingga mampu menjadi pencetak kader bangsa yang berpotensi. Jadikan motto Jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin , dan hari esok lebih baik dari hari ini sebagai motivasi dalam berkarya,” pungkasnya.
Dalam sertijab tersebut Plt Kepala sekolah SMKN 10 Drs Ami Darmawan Mpd menyerahkan jabatan nya kepada Drs Dwijo Lelono MM.Pd yang sebelumnya menjadi Kepsek SMKN 3 Bangkalan. >>Giz
