Natuna (MR)- Ketua DPRD Natuna , Yusripandi, melakukan rises tahap ke II, didesa Ceruk Kecamatan Bunguran Timur Laut. Selain untuk bertatap muka, Dirinya ingin memastikan, persoalan apa, sedang dihadapi oleh masyarakat.
Puluhan masyarakat pun memenuhi, gedung pertemuan, di Desa Ceruk. Tak ketinggalan, Camat beserta Kades turut meramaikan pertemuan itu. Menurut Yusripandi, kedatangannya kali ini , mengajak warga menyampaikan aspirasi, yang tidak bisa terkaper oleh dana Desa. Tolong disampaikan saja, untuk Kami bahas bersama teman teman di DPRD.
Yusripandi tidak sendirian.Politisi Partai demokrad itu ditemani oleh, rekan satu Partainya juga, Hendri FN .Reses ini, untuk menyerap aspirasi. Tetapi, masyarakat juga harus memahami, dari 100 persen Anggaran APBD, Sudah terserap 20 persen ke pendidikan, 10, persen kesehatan, dan 10 persen kedesa. Sisanya untuk rutin dan gaji pengawai.ini tidak bisa diganggu gugat, karena sudah diatur dalam UU. jika mencukupi, diperuntukkan buat pembangunan.Kami harap kedatangan kali ini, bisa menyerap aspirasi , benar benar skala prioritas.
“Kami turun, untuk menyerap aspirasi. Agar singkron dengan Musrenbang’.ungkap nya.
Camat, Bunguran Timur Laut Ahmad. Dalam sambutanya meminta, kepada warga,untuk benar benar menyampaikan aspirasi, kepada DPRD.
Kalau kita lihat desa Ceruk, disamping banyak kelebihan banyak juga kekurangan. Mari kita fokus. Apa yang mau dibangun, jalan, Infratuktur gedung , lahan pertanian atau nelayan.paparnya.
Meski jauh dari pantai, di Desa Ceruk ini ada juga nelayan, pak dewan ucap Ahmad sedikit berkelakar, herannya, begitu dapat bantuan, langsung senyap,Kata Ahmad , membuat hadirin tertawa. Saya belum tau , apakah penerima bantuan tersebut, masih jadi nelayan atau tidak, karena belum dapat terpantau.
Masalah jalan, belum terhubung, ini waktunya untuk meminta, Sampaikan. Saja. Mana yang prioritas. Sebagai camat saya hanya minta persoalan air bisa dituntaskan.
Apalagi tahun depan, kecamatan Bunguran timur laut jadi tuan Rumah STQ, kalau tidak ada air, Kita yang malu. Saya rasa Ketua Dewan bisa kasih solusi, anggarannya juga tidak terlalu besar, hanya pemasanagan viva, sepanjang 2 km, sampai kelokasi kegiatan.
Ahmad juga meminta agar jalan tembus batu kapur bisa di hokmix. Sesuai lima pilar,pembangunan, dimulai dari desa. jangan hanya di kota saja di hokmix. Kita juga pengen lihat jalan licin.ucap Ahmad..
Sementara Kades ceruk meminta masyarakat agar tidak canggung, dalam menyampaikan aspirasi, Ngak usah canggung, beliau, ini, asal Tanjung juga.
Dalam kesempatan itu, tokoh agama, Haji Yahya. minta pembangunan teras mesjid dapat direalusasikan ,karena sangat penting. Soalnya sudah sering diusulkan lewat musrenbangdes, tapi tidak muncul.Pakai dana ADD,katanya tidak boleh..
Yahya juga menyoroti, tidak adanya, honor petugas medjid,seperti tahun sebelumnya.” kami gak pernah dapat honor dari pemerintah daerah lagi. Hanya sehelai baju saja,tiap tahun bisa didapat, dari pak Kades. IKami juga tidak tau dari mana didapat duitnya.
Menjawab keluhan itu, Ketua DPRD Natuna, memastikan teras mesjid, akan dianggarkan untuk tahun depan. Soal pengurus mesjid sangat klasik.Karena regulasi saat ini, tidak memperbolehkan lagi memberi itu. Kemarin saya ada bincang sama Wabup Natuna, untuk mengganti itu, ada wacana Pemkab menyediakan naik haji dan umroh gratis, nanti Kita utamakan pengurus mesjid.hal ini sudah pernah kita lakukan.
Masalah jalan juga jadi prioritas utama Kita. Tahun ini jalan sebagai ulu kita hokmix. Mudah mudahan tahun depan. Dengan ketersediaan anggaran, apa keluhan masyarakat dapat terkaper satu persatu, ucap Yusripandi./Roy.
