TPA Srabah Disuntik 9,4 Milyar Dari Pusat

Trengalek, (MR)
Sampah merupakan permasalahan yang komplek dialami hampir semua daerah. Bila tidak dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi momok yang sewaktu-waktu bisa mencoreng namaTrenggalek. Di kabupaten Trenggalek, sampah yang berasal dari sembilan Kecamatan, mulai dari Trenggalek, Pogalan, Durenan, Kampak, Gandusari, Tugu, Karangan, Suruh dan Dongko dikumpulkan menjadi satu di TPA Srabah Bendungan.

Di TPA ini sampah-sampah ini selain dikelola juga telah menghasilkan gas metan yang bisa mengepulkan puluhan dapur warga.Maka dengan demikian memang fasilitas juga harus mendukung dalam pengertin bangunan tempat pengolahan dan sebagainya. Maka dari itu, Pemkab Trenggalek terus berupaya mengembangkan TPA Srabah Bendungan.Tahun ini TPA Srabah mendapat suntikan Dana Rp 9,4 miliar dari pusat disasarkan untuk mengembangkan TPA Srabah.

Dikonfirmasi mengenai pengembangan TPA, Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Ir. Muyono Piranata membenarkan bahwasanya Trenggalek mendapatkan anggaran senilai Rp. 9,4 miliar untuk mengembangkan TPA Srabah. Dana ini difungsikan untuk beberapa pembangunan, seperti pembangunan Bak Lindi baru, Laborat dan beberapa kegiatan lainnya,” ucapnya.

Diharapkan oleh Kabid Kebersihan dan pertamanan ini, “dengan dikembangkan dan dikelola yang baik TPA Srabah ini bisa terus berfungsi, tidak lantas ditutup karena kapasitasnya yang penuh,” ucapnya Muyono.

Dijelaskan olehnya, dengan menggunakan sistem bergulir, bak sampah yang lama bisa dibongkar dan fungsikan kembali untuk penampung sampah. “Masyarakat tidak perlu khawatir dengan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah. Dengan penerapan sanitasi landfill sampah-sampah ini tertampung dengan baik dan tidak akan mencemari lingkungan,” tuturnya. >>Sur/Hms

Related posts