“Pungli” Nodai Kegiatan Baksos PLN

Majalengka,(MR)
BERTEMPAT di Puskesmas Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka beberapa waktu yang lalu, kegiatan bakhti sosial dari PLN Wilayah IV Sumedang Jawa Barat berupa Operasi Katarak Mata secara GRATIS bagi masyarakat yang tidak mampu. Kegiatan yang bekerjasama dengan Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka Jawa Barat, dihadiri oleh Bupati Majalengka H. Sutrisno, SE.M.Si, Kepala Dinas Kesehatan H.Alimudin.S.Sos.M.MKes, Kepala Manager PLN Wilayah IV Sumedang Ny. Ida Jubaedah serta Kepala Manager PLN UPJ Majalengka, Camat Maja dan para Muspika Kecamatan Maja.
Dalam sambutannya, Kepala Manager PLN Wil.IV Sumedang Ny.Ida Jubaedah sekaligus sebagai penyelenggara kegiatan mengatakan, Kegiatan yang dilaksanakan merupakan langkah awal peran serta PLN dalam mendekatkan diri serta pengabdian kepada masyarakat melalui bakhti sosial operasi katarak mata ini secara gratis yang diikuti oleh 1017 peserta dari 16 Desa di Wilayah Kecamatan Maja dan Kecamatan lainnya.
Bupati Majalangka H.Sutrisnom SE.M.Si dalam kata sambutanya mengatakan, kegiatan operasi Katarak Mata gratis ini sangat perlu ditindak lanjuti sebagai kegiatan tahunan dengan pelayanan kesehatan secara prima, jangan mempersulit masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut pihak PLN, memberikan bingkisan sebagai cindramata secara simbolis kepada 10 warga pasen operasi katarak gratis tedrsebut.
Namun setelah pelaksanaan kegian tersebut, akhir-akhir ini terkuak adanya informasi kegiatan tersebut ternyata ada uang kutipan alias pungli peserta yang berasal dari Wilayah Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka kepada 5 orang pasen. Kutipan dilakukan sebelum dilaksanakan operasi, mereka didatangi petugas Puskesmas Bantarujeg dan diminta uang yang besarannya 400 ribu hingga 500 ribu rupiah setiap orang dengan alasan akan dijemput mobil Ambulan dan untuk biaya akomodasi lainnya.
Ketika dihubungi Media Rakyat mengenai informasi tersebut, Dr.Didik selaku Kepala Puskesmas Kecamatan Bantarujeg membenarkan adanya pungutan tersebut kepada kelima pasen operasi katarak mata yang dilakukan oknum karyawannya H.E, dan itu tanpa sepengetahuannya, sehingga pihaknya merasa kecewa, keluhnya.
Bahkan menurutnya, kami telah meminta kepada oknum yang bersangkutan untuk segera mengembalikan uang hasil kutipan tersebut kepada mereka yang telah dimintanya. Apapun resikonya, pada prinsipnya Dr.Didik tidak mau tahu, juga menurut pengakuannya bahwa, Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka sudah diberi tembusan terkait masalah ini, ujarnya. >> Masduki

Related posts