Nganjuk (MR)
Pertarungan antar atlet muda di Jawa Timur, Jumat malam, 15 Juli 2011 mulai dita-buh dengan dibukanya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, di Stadion Brawijaya Kediri. Acara pembukaan sen-diri berlangsung sangat meriah. Sekitar 20.000 masyarakat Kediri tumpah ruah memadati stadion kebanggaan mereka, untuk menyaksikan acara pembukaan yang juga menampilkan grup band Letto itu.
Tampak hadir juga beberapa kepala daerah yang didaulat menjadi “tuan rumah” pendam-ping Kota Kediri antara lain Bupati Nganjuk Drs H Taufiqur-rahman, Bupati Tulungagung, Bupati Trenggalek, Bupati Kediri, Bupati Blitar dan Walikota Blitar. Mereka berada di pangung kehormatan bersa-ma Gubernur Jatim, Wakil Gubernur, Walikota Kediri, Forum Pimpinan Daerah Jatim, Petinggi TNI/Polri dan bebera-pa tokoh serta pejabat lainnya.
Dalam sambutan pembuka-annya, Pak De, panggilan akrab Soekarwo, berharap Porprov III bisa mencetak rekor sebanyak-banyaknya. “Tidak hanya acara pembukaannya saja yang meriah, tapi juga harus ada peningkatan prestasi dan pemecahan rekor,” tegas Soe-karwo. Ia juga sempat memuji persipan panitia Porprov III sehingga acara pembukaan bisa berlangsung meriah.
Soekarwo juga minta para wasit dan atlet yang bertanding untuk berlaku sportif. Karena dengan menjunjung sportifitas, maka prestasi atlet Jatim bisa ditingkatkan, tidak hanya untuk tingkat nasional tapi juga internasional.
Sementara itu, Ketua KONI Jatim Syaifullah Yusuf mengata-kan, Porprov III ini diikuti oleh 6.319 atlet dari berbagai daerah di Jatim, serta jumlah perangkat pertandingan mencapai 1000 orang lebih. Karena itu, semua hotel dan penginapan di Kediri penuh. “Hanya masjid dan mushola, yang belum terisi,” canda Syaifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul, yang juga Wagum Jatim itu.
Gus Ipul mengatakan, para atlet yang bertarung di Porprov III adalah atlet harapan masa depan Jatim karena mereka masih berusia muda, di bawah 21 tahun. “Mereka akan jadi tumpuan Jatim untuk PON-PON yang akan datang,” ujarnya. Ditambahkan, atlet yang sudah tergabung dalam Puslatda atau Pelatnas tida boleh ikut serta, karena Porprov memang untuk pembibitan atlet.
Ketua PB Porprov Jatim Dhimam Abror mengatakan, Porprov melibatkan banyak atlet karena mempertandingan 26 cabang olahraga. Untuk Porprov IV yang rencananya digelar di Madiun 2013, jumlah atlet akan lebih banyak karena ada tambahan beberapa cabang olahraga. Ia juga gembira melihat antusiame masyakarat Kediri di acara pembukaan Porprov IIIstadion dibuat terpana dengan gebyar kem-bang api. Dilanjut atraksi seni beladiri militer, Yong Moodo oleh 500 prajurit dari Kodam V Brawijaya. Kembali, penonton dibuat kagum dengan atraksi Yong Moodo yang dengan kompaknya menampilkan gerakan beladiri secara bersama-sama. (Team)
