Demi Tiket Calon Pemudik Rela Begadang

Jakarta (MR)
Beberapa calon pemudik yang belum mendapatkan tiket kereta api untuk mudik, terlihat memenuhi beberapa stasiun kereta api. Mereka bertekad kembali mendatangi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (19/7). “Tiket mudik, sudah menjadi keharusan bagi saya. Karena tadi, saya tidak bisa dapat tiket, besok saya akan datang lagi,” kata Ahmad Basuki, warga Pertukangan Selatan, Jakarta Selatan.

Agar bisa mendapatkan tiket, Basuki janji akan datang lebih pagi lagi pada Selasa. “Tadi saya sampai di Gambir sekitar jam 06.00, dan nggak dapat tiket, jadi besok saya harus datang lebih pagi lagi,” ungkapnya.

Sirajudin, warga Pluit, Jakarta Utara menjelaskan ia akan datang ke Stasiun Gambir, Senin malam dan bergadang untuk mendapatkan tiket. “Katanya sudah ada yang bergadang, jadi kemungkinan saya juga akan bergadang, untuk mendapatkan tiket,” jelasnya.

Manager Humas PT Kereta Api, Mateta Rizalulhaq menga-takan tiket mudik lebaran untuk kelas bisnis dan eksekutif cepat habis terjual, karena bisa dibeli di mana saja, jadi tidak perlu datang ke stasiun keberang-katan. Sistem jual beli tiket sudah dilakukan secara online.

Walau demikian, Mateta tidak membantah kalau masih banyak saja warga yang datang ke stasiun keberangkatan seper-ti Gambir, Jatinegara, Senen untuk membeli tiket mudik lebaran secara langsung. “Mereka bahkan sudah ada membentuk antrean panjang sebelum loket dibuka, jadi maklum saja kalau dalam waktu singkat tiket habis terjual,” tambah Mateta.

Dijelaskan Mateta sepan-jang Senin 18 Juli jajaran menual 13.000 tiket mudik lebaran untuk kereta bisnis dan eksekutif. Dengan kata lain dalam tiga hari ini sejak loket tiket mudik lebaran dibuka sudah terjual sedikitnya 39 ribu tiket. Ditanya kereta api yang paling banyak diminati, Mateta mengatakan, tiket untuk semua jurusan terjual rata dan tidak menunjuk-kan perbedaan yang signifikan. Atau dengan kata lain semua perjalanan diminati oleh calon pemudik dari berbagai daerah. (Sukron)

Related posts