MTQ Tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas, Dibuka

Abdul Haris: Tujuan Utama Bukan Menang, Tapi Untuk Cinta Al Qur’an

 

Anambas, (MR)

PELAKSANAAN MTQ kedua tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dibuka oleh Wakil Bupati KKA, Abdul Haris, SH pada Minggu (18/03). Kali ini Kecamatan Jemaja mendapat kehormatan sebagai tuan rumah ajang tahunan tersebut.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wakil Bupati KKA, Abdul Haris, SH, Ketua DPRD KKA, Amat Yani, SE dan sejumlah tokoh masyarakat. Setelah pemukulan beduk dilakukan, terlihat panggung acara meriah dengan adanya kembang api yang ditembakkan ke udara untuk menyemarakkan pem-bukaan MTQ II tingkat Kabu-paten Kepulauan Anambas tersebut.

Pembukaan kegiatan yang akan dihadiri oleh lebih dari 1000 khafillah dan peserta yang berasal dari 7 kecamatan yang berada di KKA digelar dilapangan Astaka, Letung. Lapangan astaka terlihat dipenuhi oleh banyak penon-ton yang terlihat tertarik me-nyaksikan event akbar tahunan tersebut.

Menurut keterangan Ketua panitia pelaksana yang juga merupakan Camat Jemaja, Roby Sanjaya, S.STP MTQ II tingkat KKA ini akan dilaksa-nakan selama 5 hari, dimulai dari Minggu (18/03) sampai kamis (22/03) dengan meng-hadirkan 236 peserta dari 7 kecamatan. “Acara akan dige-lar selama 5 hari, yang dimulai hari minggu tanggal 18 maret. Akan tetapi sebelumnya sudah kita selenggarakan malam Ta’ruf sehari sebelum pembu-kaan sebagai saran perkenalan para khaliffah dari setiap kecamatan. Dan pagi tadi kita adakan pawai ta’ruf nya. Peserta sendiri dari kecamatan Siantan 37 orang, Kecamatan Jemaja 37 orang, Kecamatan Palmatak 37 orang, Kecama-tan Siantan Timur 31 orang, Kecamatan Sintan Selatan 30 orang, Kecamatan Jemaja Timur 32 orang dan Kecamtan Siantan Tengah 32 orang,” papar Roby dalam sambutan-nya.

Sementara itu ketua Lem-baga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Radja Tjelak Nur Djalal mengatakan bahwa dirinya beserta pengurus LPTQ yang menjadi mediator MTQ II ini memiliki tujuan utama memberantas buta ak-sara Al Qur’an. Dirinya berha-rap terselenggaranya MTQ II ini bisa menjadi salah satu sarana untuk mencapai tujuan utama tersebut. “Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah lebih banyak mendorong dan mengorganisir serta memper-kuat upaya-upaya pemberan-tasan buta aksara Al Qur’an dan pengembangan pengama-lan nilai-nilai Al Qur’an pada kehidupan pribadi bermasya-rakat dan bernegara. Semoga dengan MTQ ini kita bisa se-langkah lebih maju untuk men-capai tujuan tersebut,” papar Boy, sapaan Radja Tjelak.

Selain itu Boy juga berha-rap agar dengan terlaksananya MTQ ini dapat menggali potensi yang ada di KKA yang dapat dikembangkan kedepan guna meningkatkan prestasi KKA di MTQ tingkat Provinsi. “Pelaksanaan MTQ ke 4 KKA berada di posisi 4 dan 5, memi-liki point yang sama dengan Kabupaten Lingga. Mudah-mudahan MTQ selanjutnya di Kabupaten Bintan bisa meningkat dan mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar Boy.

Abdul Haris, SH menilai MTQ merupakan salah satu upaya untuk mengaplikasikan pedoman hidup manusia yaitu Al Qur’an. Al Qur’an merupa-kan petunjuk sekaligus obat bagi umat Islam dan merupa-kan sebuah kewajiban untuk dapat membaca Kitab Suci Al Qur’an, melafalkan dengan baik dan mengetahui isi dalam Al Qur’an. “Umat Muslim memiliki kewajiban untuk membaca dan mengamalkan Al Qur’an, jadi MTQ ni memi-liki nilai khusus karena meru-pakan sebuah upaya untuk mengamalkan nilai-nilai Al Qur’an,” ujar Haris dalam Pidato Pembukaannya.

Haris menjelaskan sebagai pedoman umat manusia bahwa Al Qur’an mengajarkan ten-tang kewajiban sebagai manu-sia dan menuntun apa yang harus diperbuat oleh manusia sebagai khafilah dimuka bumi yang pada intinya Al Qur’an menuntun manusia untuk bahagia di dunia dan akhirat. “Jadi melalui acara ini turut juga mengajak umat Islam untuk menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman dalam men-ciptakan tatanan kehidupan yang harmonis, damai, ramah dan toleran serta menjauhkan diri dari sifat-sifat yang tercela sesuai dengan yang dilarang didalam Al Qur’an,” papar Haris.

Haris menilai tujuan utama penyelenggaraan MTQ tidak sekedar hanya untuk mencari juara sebagaimana yang biasa didapati disetiap perlombaan namun lebih kepada menum-buhkan kecintaan terhadap Al Qur’an. “Tujuan Utamanya bukan menang, tapi bagaimana kita bisa menumbuhkan kecintaan kepada Al Qur’an,” pungkas Haris.

Haris juga berpesan agar peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga dapat tampil maksimal dan dapat meraih prestasi yang terbaik. Selain itu dirinya juga menyampaikan kepada Camat dan LPTQ kecamatan agar memperhatikan pengemba-ngan Tilawatil Al Qur’an ting-kat kecamatan baik dari segi perekrutan anak-anak maupun pembinaan Qori dan Qori’an secara berkesinam-bungan. “Kepada Camat dan LPTQ Kecamatan, tolong perhatikan perekrutan dan pembinaan Qori dan Qori’ah agar kedepan kita memiliki Qori dan Qori’ah handal dan dapat diandalkan,” pesan Haris. (Eichiro/ Edo)


Related posts