Merdeka Belajar Berdampak Positif bagi SMAN 2 Kota Kediri

Kediri, (MR) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program Merdeka Belajar 2024 telah berdampak positif pada seluruh warga sekolah di Kota Kediri. Hal ini terbukti pada capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka (KM), dengan program Guru Penggerak, pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, dan Pendidikan Profesi Guru (PPG), bisa mengusung pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.

Hal ini diakui oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Drs.H.Sarbawa,M.Pd. beliau mengatakan,”Penerapan Program KM di SMAN 2 Kota Kediri berdanpak banyak positifnya, Guru-gurunya kreatif dan inovatif dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sehingga dapat meningkatkan kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan baik, atau mencari ide-ide kreatif. Guru mengajar sesuai dengan kemampuan siswa, memperoleh pelatihan, serta berbagi karya untuk saling menginspirasi sesama, dan bisa menjadi sahabat belajar, memberikan inspirasi. Dampaknya bisa dirasakan banyak hal mulai dari dari cara guru menangani siswa, hingga mendesain metode pembelajaran yang mampu mengetahui minat dan bakat siswa.”jelasnya.

Beliau juga memberikan apresiasi dan dukungan kepada para Guru Penggerak, karena capaian bagi guru maupun bagi siswa saat ini dapat mengusung pembelajaran yang bermakna, dan menyenangkan. Diharapkan seluruh warga sekolah masing-masing untuk terus bekerja bersama yang saling menguatkan satu dengan lainnya.

Kemudian motivasi belajar siswa merupakan sebuah dorongan masing-masing untuk selalu giat dan tekun terhadap pembelajaran yang ada di SMAN 2 dengan tidak adanya paksaan. Penerapan Kurikulum merdeka dinilai dapat meningkatkan motivasi para siswa, dan dapat menentukan minat serta bidang tertentu, melakukan hal-hal yang bersifat dinamis dengan kondisi lingkungan sekolahan.

SMAN 2 Kota Kediri memiliki pemahaman tinggi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka, karena berdiri diatas kekuatannya sehingga bisa diatasi secara mandiri. Dengan mengedepankan esensial dan minat bakat, proses ini akan menjadi sebuah interaksi yang sesuai dan menciptakan ruang pembelajaran yang lebih positif. membuat proses pembelajaran di ruang kelas terasa lebih merdeka.(Ag).

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.