Mengenal Profil SDLB Negeri Sasa Kota Ternate

Ternate, (MR) – SDLB negeri Sa sa Kota Ternate sebagai sekolah yang melayani anak anak berkebutuhan khusus , model pembelajarannya dilakukan secara individual . Model seperti ini berbeda dengan pembelajaran secara kolektif klasikal sebagaimna yang diterapkan di lembaga atau sekolah umum.

Diwawancarai awak mediarakyatnews.com, kepala SDLB Negeri Sasa : Pri Sutanti SPD menjelaskan,sampai akhir 2020 sekolahnya memilik anak didik dengan klasifikasi ketunaan atau kekhususan yang meliputi : Tuna Rungu ,Tuna Grahita ,Tuna Dasa,Tuna Netra dan Tuna Autis . ” Dari seluruh klasifikasi ketunaan tersebut semuanya terakomodir di jenjang SD sampai SMA,kemudian keberadaan siswanya tersebar hampir sebagian besar dari Ternate selatan hingga Pulau Ternate ” jelas Pri .

Dari unsur tenaga pendidik,hampir semua tenaga pendidik yang dipekerjakan di SDLB adalah lulusan PLB atau Pendidikan Luar Biasa dari Universitas Negeri Manado .Jumlah keseluruhan tenaga pendidik adalah 25 orang .

Soal sarana prasarana ,Pri mengungkapkan dalam menunjang kegiatan pembelajaran SDLB Sasa sesungguhnya masih dibatasi oleh sejumlah fasilitas seperti mesin ketik Brail yang dikhususkan untuk pembelajaran Tuna Netra,selain itu ruang UKS ,fasilitas pagar / tembok pembatas serta jumlah guru honorer yang masih dominan yakni 16 guru ,menurutnya guru honorer ini butuh statusnya diangkat sebagai guru negeri.

SDLB Sasa memiliki siswa siswi yang berprestasi pada beberapa event lomba baik ditingkat lokal maupun nasional .

Dimasa pandemi covid 19 kegiatan pembelajarannya tetap tunduk pada protap kesehatan. ” Ini dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran covid ” ungkap. (ATENG MRC)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.