Anambas,(MR)
SEJUMLAH warga desa Tarempa Barat Daya yang merupakan pecahan dari desa Tarempa Barat, mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Anambas. Senin (17/9).
Mereka mengadu masalah jalan yang semakin lama semakin rusak. Jalan utama yang ada di desa tersebut sempit dan posisinya dibawah tebing yang terjal akan sulit dilintasi oleh kendaraan apalagi turun hujan bisa berpotensi jatuhnya korban kecelakaan.
Warga desa Tarempa Barat Daya meminta kepada anggota dewan agar memperhatikan infrastruktur yang ada di daerah mereka. Selain mereka meminta agar jalan yang ada diperbaiki juga meminta pemerintah memikirkan masyarakat karena akhir-akhir ini air bersih sudah mulai susah didapatkan.
Menanggapi hal ini Wakil Ketua II DPRD Adnan Nalla mengatakan, bahwasanya sebagai wakil rakyat sifatnya menampung apa-apa yang menjadi keluhan warga. Kemudian membicarakan dengan dinas terkait untuk mencarikan solusi yang tepat demi kemajuan masyarakat Anambas. “Kita akan tampung dulu, nanti akan kita bicarakan dengan pihak terkait,” katanya.
Adnan menambahkan, mengenai pengembangan desa bukan hanya desa Tarempa Barat saja yang diperhatikan. Namun katanya jika membicarakan masalah desa maka akan berkaitan dengan 52 desa yang ada di Anambas. Menurutnya, sesuai dengan wacana Bupati Kepuluan Anambas, bahwasanya setiap desa diberikan kesempatan untuk mengusulkan pembangunan baik itu pembangunan yang sifatnya fisik atau non fisik.
Sedangkan sementara untuk membenahi infrastruktur yang ada di desa Tarempa Barat saat ini ia akan berkoordinasi dengan dinas terkait.
“Nanti menjelang pembahasan APBD 2013 kita akan mengajak Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk melihat kelapangan langsung supaya mendapatkan gambaran yang lebih jelas,” kata Adnan saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. >> cr16
