Kajari Labuha Diduga Main Mata Dengan Koruptor

Halsel, (MR)
KEPALA kejaksaan Negeri (kajari) Labuha, Merlan SH, dinilai main mata dengan sejumlah koruptor di kabupaten Halsel, sampai detik ini, tak Nampak keseriusan oleh kejari labuha, terkait perkara korupsi dengan kerugian Negara lebih dari 1 Milyar ini di duga kuat ada scenario dalam pelarian nawam Adam.
Halnya, sudah lebih dari 3 tahun kajari labuha tak sanggup menemukan dan menangkap Nawam Adam, sebelumnya pada tahun 2010 di ketahui Nawam pernah berada di halsel namun di biarkan oleh kejari, ada kecurigaan kasus ini melibatkan sejumlah pejabat penting di halsel, jangan-ja-ngan ada scenario untuk status DPO Nawam pun hingga kini terkesan di abaikan oleh kejari.
Perkara korupsi dan block grant pada Dinas pendidikan halsel, yang melibatkan nawam Adam mantas Sekdiknas halsel, yang telah di tetapkan ter-sangka juga bersatatus DPO oleh Kejari labuha, sampai sekarang tak Nampak penanganannya, jika ada kerja sama yang baik, baik kejari maupun semua lembaga Hukum tidak hanya kejari tentu Perkara ini akan Muda terselesaikan selama ini kejari tidak menunjukan keseriusan menangani berbagai perkara Korupsi, dan di Duga kuat Kejari telah bermain mata dengan Para koruptor.
Hal ini di sampaikan Ade Hud yang juga wakil Direktur HCW kepada MR, selasa (18/9) mendesak kepada Kejari Labuha Merlan SH, agar segera menuntaskan Berbagai kasus Korupsi di halsel, termasuk kasus Korupsi dana Blockgran senilai 1 milyar yang melibatkan Nawam Adam, segera di selesaikan, disamping kasus lain yang sekedar menjadi Alas Meja kejari, sebab tidak banyak yang di buktikan terkait penanganan beragam kasus korupsi di halsel.
Selanjutnya jika kejari tidak lagi mampu menyelesaikan segra angkat kaki dari halsel, sebab masih banyak kejari yang lain yang memiliki komitmen memberantas KKN. Ujarnya. >> Mato

Related posts