Forum Wartawan Bersatu Labusel Gelar Rapat Konsolidasi Terkait Dugaan Kekerasan Oleh Oknum Ketua Yayasan Sekolah

Labuhan Batu Selatan, MR – Forum Wartawan Bersatu (FWB). Kabupaten Labuhan batu Selatan. Menggelar rapat konsolidasi pada hari kamis, (31/07/2025) di warkop Amelia, lingkungan simaninggir, Kel. Kota pinang, kec. kota pinang Labuhan Batu Selatan.

Rapat tersebut di hadiri oleh para ketua dan anggota organisasi wartawan yang ada di wilayah Labuhan Batu Selatan diantaranya IWO Labusel, IJTI, AWNI, pro jurnalis media siber (PJS), dan Aliansi Komunikasi Wartawan (ALKOAR).

Pertemuan ini merupakan respon atas dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum ketua yayasan sebuah sekolah didesa hajoran, kec. Sei kanan, kab. Labuhan batu Selatan terhadap salah satu awak media saat sedang menjalankan tugas peliputan.

Dalam rapat tersebut, para wartawan membahas langkah-langkah awal untuk menyikapi insiden tersebut. Salah satu langkah yang direncanakan adalah menggelar aksi damai didepan Kapolres labuhan batu Selatan serta kantor kementerian agama (Kemenag) labuhan batu Selatan mereka menuntut agar pihak kepolisian segera memanggil dan memeriksa Ketua Yayasan yang diduga melakukan kekerasan Secara fisik maupun perbal terhadap jurnalis.

Selain itu Forum Wartawan Bersatu juga meminta klarifikasi terhadap penyataan pihak yayasan yang menyebut bahwa pemberitaan yang disampaikan oleh awak media merupakan informasi palsu atau Hoak.

“Ini adalah bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis dan kebebasan pers. Kami menuntut agar proses hukum dijalankan secara adil dan transparan”, ujar salah satu perwakilan Aliansi dalam rapat tersebut.

Forum Wartawan Bersatu kab. Labuhan batu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan penanganan serius dari aparat penegak hukum. Mereka pun menilai bahwa tindakan intimidasi terhadap jurnalis tidak bisa di toleransi dan harus mendapat perhatian dari seluruh elemen masyarakat. (TIM)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.