20 Desa di Kab Kuningan Akan Mendapat Penanganan Sanitasi Lingkungan Tahun 2016

Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya HM Ridwan SetiawanKuningan, (MR)
Setelah rampung melaksanakan penanganan sanitasi untuk masyarakat Kabupaten Kuningan di tahun 2015 yaitu sanitasi berbasis masyarakat (sabermas) yang telah menelan anggaran total 45,9 milyar yang bersumber dari DAK Sub Bidang Sanitasi, Sharing APBD dan dari Bantuan Provin si Jawa barat, kini di tahun 2016 pemkab Kuningan melalui leading sektor Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya tetap berusaha melakukan penanganan sanitasi masyarakat tersebut.

Kepala Bidang Teknik Penyehatan Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Nurdin S.Sos M.si saat ditemui media rakyat menjelaskan, meskipun anggaran dari Pemprov Jawa Barat untuk tahun 2016 ini tidak bisa turun, dalam hal ini DTRCK kabupaten Kuningan tetap berupaya melaksanakan program penanganan sanitasi masyarakat.

Masih jelas Nurdin, sesuai dengan program pemerintah, bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pencapaian akses sanitasi, yaitu dengan adanya Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Infrastruktur Sub Bidang sanitasi yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Untuk tahun 2016 proyek Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat akan tetap dilaksanakan meskipun ada pemotongan 10 persen sesuai surat edaran dari Kementerian Keuangan.

“Rencananya Proyek Sanitasi yang akan dilaksanakan di 20 desa di Kabupaten Kuningan ini akan direalisasikan mulai akhir agustus 2016 ini dan akan menelan anggaran 6-7 milyar dari Dak Infrastruktur Publik Daerah. Setiap desa dari 20 desa tersebut akan dibangun sebuah MCK Kombinasi dengan nilai pagu anggaran 315 juta” tutur Nurdin.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya, HM. Ridwan Setiawan MH, Msi, mengatakan, “ dengan terus dibangunnya akses sanitasi, kualitas kesehatan masyarakat Kuningan bisa terus meningkat dan kepada para pengusaha yang mendapatkan proyek sanitasi nanti agar tetap menjaga kualitas pekerjaannya, sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya dan kualitas kesehatan masyarakat bisa meningkat.” >>Irwan Dgt

Related posts