Empat Desa Banjir, Jalan Alternatif Watulimo Prigi Longsor

hujanTrenggalek, (MR)
Setelah di guyur hujan semalaman jalan alternatip watulimo – prigi tepatnya di desa prigi lumpuh total pasalnya ada tiga titik bencana tanah longsor yang menutupi jalan tersebut. Namun pada ketiga titik tersebut hanya satu titik yang paling parah karena tanah dan bebatuan yang masuk ke jalalan terlalu banyak dan mentutup jalan terlalu jauh.
Mendengar adanya bencana tanah longsor nampaknya pihak pemerintah langsung ambil sikab dengan mengirimkan alat berat untuk mengevakuasi tanah yang menutupi jalan.Seperti di ungkapkan agus pada jumad 16/9 warga yang melihat evakuasi tersebut bahwa alat berat tersebut kiriman dari kabupaten yang datang nya sudah siang. menurutnya jika alat berat tersebut hanya itu saja mungkin akan rampung sekitar 3-4 hari karena ada satu titik yang paling parah dan di perkirakan tidak cukup di kerjakan hanya satu hari.

Di hari yang sama Supeno salah satu warga prigi yang rumahnya tidak jauh dari lokasi saat di konfitmasi Koran ini mengatakan bahwa mulai dari sore daerah prigi sudah di guyur hujan dan sekitar jam 9 malam hujanya sangat lebat sekali bahkan sungai dekat rumahnya sudah tidak kuat lagi menampung debit air yang terlalu banyak dan muli itu air mengalir ke jalan dan kerumah warga.

Masih menurutnya,pada saat itu semua warga keluar dan mengamankan barangnya masing – masing dan di tengah kesibukan mengamankan barang saya mendengar suara tanah longsor tapi karena kepanikan ada banjir maka saya tidak menghiraukanbnya dan tahu tahu pagi banyak tetangga yang mengatakan ada tanah longsor.
Dia menambahkan,daerah watu limo memang terus terusan terkena bencana setelah plengsengan ambrol di juruk bang ada banjir yang merendam 4 desa yaitu desa sawahan,desa prigi,desa margomulyo dan desa tasik madu namun yang paling parah di desa tasikmadu dan ada lagi tanah longsor itu.imbuhnya. >>Sur

Related posts