Diduga Persaingan “Curang” Terjadi di Lelang Rehabilitasi Irigasi -LSMBK Provinsi Kepri Akan Laporkan ke KPK-

Foto Ilustrasi Rehabilitasi IrigasiTanjungpinang, (MR)
Kepala kordinator lapangan PT Sumber Alam Sejahtera menilai, adanya persaingan tidak sehat dalam paket lelang Rehabilitasi Daerah Irigasi Bintan Buyu Kabupaten Bintan dengan HPS Rp 13.100.000.000 yang diadakan Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera IV Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami ini merasa nomor satu dari PT Sumber Alam Sejahtera (penawar terendah) dirugikan dalam proses tender ini karena penilaian kami, kuat dugaan panitia lelang sudah mengadakan kongkalikong alias persaingan tidak sehat dalam lelang proyek ini. Kami menduga ada unsur KKN yang sangat besar (kental), karena ada aroma-aroma juga yang bermain dibelakang ini yang berlindung dibalik PT Bintanika Jaya sebagai peme nangnya.

Ada oknum-oknum aparat penegak hukum yang berlindung dan bermain untuk memenangkan salah satu perusahaan ini terus. Ini patut diduga ada apa ini,” ungkapnya Senin (1/2/16) disalah satu kedai kopi area Bintan Center. Lanjutnya, saya atas nama Ketua Dewan Presidium Lembaga Swadaya Masyarkat Bongkar Korupsi (LSMBK) Provinsi Kepri, akan melakukan orasi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dalam waktu dekat ini. Saya akan melampirkan data-data valid.

“Didalam LPSE kita masukkan semua copyan penawaran, berartikan yang aslinya pertinggal buat perusahaan dong. Apabila kita sudah dinyatakan sebagai pemenang, jaminan penawaran ini diminta sama pokja.

Untuk mengurus jaminan pelaksanaan. Kenapa gara-gara kita tak menyerahkan penawaran asli kok digugurkan secara sepihak saja. Ada apa ini,” bebernya.

Sementara itu awak media ini di hari yang sama pada waktu yang berbeda coba melakukan konfirmasi pada pihak perusahaan melalui aplikasi Line. Namun sangat disayangkan pihak perusahaan tak membalas konfirmasi awak media ini hingga berita dimuat. >>Doni

Related posts