Cermin Cembung Diduga Dirusak Warga

Anambas,(MR)

MENDUKUNG lancarnya aktifitas transportasi darat dan meningkatkan aspek keselamatan berkendara di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Dinas perhubungan memasang cermin cembung di beberapa titik strategis yang berada diseluruh KKA. Proyek pengadaan yang ditenderkan kepada CV.Kembang Raya, Tg.Pinang tersebut sudah selesai dipasang di seluruh wilayah KKA pada Desember silam.

Namun sangat disayangkan, baru beberapa bulan dipasang, cermin cembung yang dipasang di tikung jalan dari Tarempa menuju Batu Tambun ternyata sudah mengalami kerusakan. Menurut pantauan wartawan media ini pada Januari silam cermin cembung tersebut sudah lepas dari tempatnya. Beberapa minggu  setelah pantauan pertama, cermin tersebut malah sudah hilang dari tempatnya.

Ditemui di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) KKA, Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek pengadaan cermin cembung, Nurullah, menjelaskan perihal kerusakan cermin cembung tersebut. Nurrul, mengatakan kerusakan cermin cembung tersebut diduga diakibatkan oleh tangan manusia. “Awalya kita menduga rusak akibat angin utara. Namun setelah diadakan perbandingan dengan cermin cembung yang kita pasang diantang, yang notabene kekuatan anginnya lebih kencang, ternyata tidak ada kerusakan. Jadi kita ambil kesimpulan kerusakan tersebut diakibatkan oleh tangan manusia,” jelasnya.

Dugaan yang diungkapkan Nurrul bukan tanpa alasan. Menurut penjelasannya, beberapa hari setelah dipasang, Nurrul melihat ada bekas lemparan di cermin cembung tersebut. “Cermin dipasang sekitar bulan Desember lalu. Setelah dipasang, kita mengadakan pemantauan ke setiap lokasi cermin tersebut dipasang. Untuk cermin cembung yang dipasang di jalan menuju Batu Tambun tersebut udah ada bekas lemparan batum, bahan cermin tersebut flexible, bisa kita perbaiki langsung,” jelas Nurrul.

Pihaknya sebagai PPTK pengadaan Cermin  Cembung, maupun Dishub idka mengadakan investigasi menyelidiki pelaku pengrusakan tersebut. “Saya tidak bisa memberikan kepastian siapa yang merusak cermin tersebut, soalnya kita tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai siapa pelakunya,” ujar Nurrul.

Nurrul memiliki dugaan kuat bahwa pelaku perusakan tersebut adalah warga Batu Tambun atau Rintis,. “Saya punya dugaaan kuat bahwa pelaku perusakannya warga Batu Tambun atau Rintis. Soalnya kan kita tahu bersama proyek jalan ke daerah mereka masih bermasalah. Ditengah masalah jalan itu, kita pasang lagi cermin cembung untuk membantu jalan mereka. Mungkin mereka pikir ini masih dalam satu paketan proyek dengan proyek jalan tersebut, mereka tidak senang, lalu cerminnya pun dirusak,” jelas Nurrul.

Nurrul mengatakan akan segera diganti dengan yang baru. “Kita akan segera ganti cermin yang rusak tersebut. Kebetulan juga cermin tersebut masih dalam masa pemeliharaan sampai awal April mendatang, jadi kita tidak perlu mengkhawatirkan masalah biaya penggantiannya,” ujar Nurrul.

Nurrul menjamin sebelum April mendatang cermin tersebut sudah terpasang kembali. “Sebelum April kita pasti pasang lagi. Tapi tidak dilokasi yang sama. Soalnya kalau kita pasang ditempat yang sama, pasti dirusak lagi. Jadi eprcua diganti. Jadi kita akan cari lokasi lain yang memungkinkan untuk kita pasang-kan cermin cembung tersebut,” papar Nurrul.>>Eichiro/ Edo

Related posts