BUMdes Wonorejo Makmur Desa Wonorejo Ngadiluwih Menuju Masyarakat Sejahtera

Kediri, (MR) – Geliat berdirinya BUMDes Wonorejo Makmur Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri menjadikan desa Wonorejo mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki, walaupun ada tantangan namun Desa Wonorejo ini tetap berani mencari jati diri sehingga nanti bisa dikenal masyarakat luas.
Kepala Desa Moh. Anas mengatakan,” Upaya pengembangan ini dilakukan BUMDes Wonorejo Makmur yang berjalan di bidang pengolahan sekam padi, dan ini laba yang dihasilkan akan menambah PADes, dan nanti akan tetap kembali ke masyarakat, pengolahan Sekam menjadi produk yang disetorkan ke pabrik sebagai campuran lem,”.
”Untuk bahan sekam padi(brambut) saat ini mendatangkan dari luar kabupaten misalnya dari wilayah Nganjuk dan Tulungagung, walaupun saat ini bahannya agak sulit. Alhamdulilah usaha ini sudah berjalan sejak tahun 2020 yang lalu hingga sekarang 2024 masih tetap berjalan. Untuk modal BUMDes 60% dari warga yang bergabung dalam usaha pengolahan sekam, dan yang 40% dari modal penyertaan Dana Desa(DD) dalam bentuk stimulan.”Jel asnya.
Direktur BUMDes Wonorejo Makmur Dalhar(mantan Sekdes)/Sekretaris BUMDes mengungkapkan ,”Alhamdulillah ditahun-tahun terakhir ini untuk pengolahan sekam(brambut) banyak nilai plusnya karena semakin maju dan berkembang, mulai 2022 dan 2023 menunjukkan hasil, oleh karena itu kami akan meningkatkan hasil yang bagus. maka kami mohon pada Pemerintah untuk memperhatikan BUMDes Wonorejo sehingga fasilitas bisa ditingkatkan untuk menambah kemajuan lebih baik.”
“Kami optimis kalau nanti suntikan anggaran tercukupi pasti akan bisa memajukan dan menguntungkan, dan alhamdulillah mengenai musdes laporan pertanggungan jawab setiap tahun dilaksanakan, bahkan setiap bulanpun ada laporan perkembangan untung atau minus ,sehingga akhirnya bisa dilihat berapa keuntungan, dan kami akan selalu bersama gotong royong.”
”Disamping itu masyarakat bisa ikut aktif bersama-sama memajukan BUMDes yang berkaitan produktifitas, sekaligus Kami rencana bikin uji coba untuk sample(contoh) ternak kambing di sekitaran sini, karena sekam padi bisa dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak dengan menggunakan metode fermentasi. Maka perkembangannya akan tahu dan bisa diawasi.”imbuhnya.
Satu lagi BUMDes Wonorejo Makmur bergerak Pada bidang pemilah sampah dan pengolahan sampah baru berjalan 1 tahun 2022. Pemerintah desa(Pemdes) sudah memberikan bantuan tempat-tempat sampah secara gratis pada Seluruh rumah warga masyarakat disamping membudayakan lingkungan bersih, sehat, limbah sampah akan bisa di manfaatkan.
Kepala Desa mengatakan,”Proses produksinya mudah sampah di sambung terus dipilah,untuk sampah plastic, botol, besi dipilah dan dikumpulkan, sedangkan untuk sampah organic dari daun atau sayuran diolah dijadikan pupuk organic yang bermanfaat, kemudian yang terakhir sampah yang terbuang(residu) dimasukkan bak sampah langsung diangkut petugas LH dari dinas lingkungan hidup (DLH).
“Pengolahan sampah ini sudah satu tahun berjalan dan ada 5 karyawan, sehingga bisa mengurangi pengangguran dan bisa membantu menambah pendapatan ekonomi warga. Untuk pengolahan sampah ini di lakukan oleh kelompok masyarakat(KPP), jadi KPP langganan per Rt, bak sampah yang ada didepan rumah warga dalam 2 hari sekali diambil dengan bak tosa,”Pungkasnya.(Ag).

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.