Biang Macet Jalan Bandung Kadishub Kota Malang Tegur Tiga Sekolah

Kota Malang , (MR)
Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan jalan Bandung selama ini membuat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Kusnadi, memberikan teguran kepada tiga sekolah di kawasan Jalan Bandung, yakni MIN 1, MTsN 1, dan MAN 3 Kota Malang. Hal ini tak lepas dari kemacetan yang kerap terjadi di kawasan itu.

Seperti diketahui, pada momen tertentu banyak kendaraan parkir hingga memakan badan jalan. Kusnadi menegaskan, sebenarnya Jalan Bandung memang diperkenankan sebagai tempat parkir.

Meski begitu, keteraturan penataan harus tetap jadi perhatian. “Hanya satu baris yang diperbolehkan, tapi biasanya di sana kalau momen tertentu bisa sampai tiga baris parkir, ini tidak boleh karena menyebabkan kemacetan,” ungkapnya.

Sejauh ini, menurut Kusnadi, Dishub tak henti-hentinya melakukan pengawasan dan penertiban di kawasan itu. Beberapa waktu lalu, pihaknya bahkan sempat menyita tiga kartu tanda petugas parkir dari kawasan itu karena dianggap lalai dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengurai kemacetan, salah satunya lewat pelebaran ruas jalan di Jalan Veteran. Sayangnya, pantauan Media Rakyat setelah mengalami pelebaran, sebagian Jalan Veteran justru digunakan sebagai tempat parkir.

“Menurut saya, di sana tidak strategis untuk parkir. Kami ingin mengurangi kemacetan di sana kok ada parkir. Cukup di Jalan Bandung saja yang bisa dipakai parkir,”pungkasnya.

Hal yang sama di utarakan Kepala Bidang Manajemen Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Malang Drs H Syamsul Arifin. Menurutnya, kawasan jalan Bandung yang selama ini menjadi biang macet di sebabkan pengaturan parkir yang tidak benar. Saya sudah peringatkan bahwa sistem parkir di kawasan ini hanya satu baris dan tidak boleh lebih,karena hal ini jadi penyebab kemacetan yang di keluhkan masyarakat pengguna jalan selama ini,”tegas Abah Syamsul sapaan akrabnya. Ia juga tidak segan -segan turun tangan sendiri dengan staf parkir Dishub untuk memantau kawasan tersebut.

“Kami tidak segan -segan untuk menindak jukir di kawasan jalan Bandung tersebut,jika tidak mengindahkan teguran kami,kami akan cabut surat ijin mereka dan kami akan pecat ,”imbuh Syamsul. >>Giz

Related posts