Ahmad Heryawan: Hulu Sungai Harus Tetap Lestari

Sumedang, (MR)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memperingati acara puncak Hari Menanam Pohon Indonesia (HMNI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2017. Acara yang dihadiri pangdam III Siliwangi Mayjen Doni, dan Wakapolda Suparman,MM, dilaksanakan di puncak bukit Penenjoan, Desa Jemah Kawasan waduk Jati Gede Sumedang, beberapa waktu lalu.
Pembangunan itu harus bisa melestarikan alam, sebab seluruh pasokan kehidupan semua berasal dari alam. “Melestarikan lingkungan bukan sekedar kewajiban tetapi melestarikan lingkungan adalah untuk pertahanan kehidupan,” ujar Aher dalam  sambutannya. Aher mengajak untuk membangun kesadaran kolektif, agar lingkungan bisa lestari. Bangsa yang hebat adalah bangsa yang bisa mempertahankan kelestarian alam. Dengan melestarikan lingk-ungan, ketahanan pangan akan tetap terjaga, terangnya.
Aher juga mengimbau masyarakat, agar memanfaatkan alam ini dengan proposional. “Jangan sampai semua dibikin sebagai ladang produksi pangan, sementara lahan tersebut kurang cocok, karena  berada dalam wilayah hulu yang tingkat kemiringannya sangat curam. Ini yang sangat membahayakan, kerusakan lingkungan di masa depan,” ujarnya.
Lebih jauh Aher mengajak Kodam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Mordano dan Wakil kapolda Jabar, Brigjen Pol Supratman untuk ikut berpartisipasi menjaga melestarikan hutan sebagai hulu sungai dan menjaga lingkungan sungai  Citarum. “Mudah-mudahan ke depannya sungai Citarum airnya bisa layak minum,” harapnya.
Gayung pun bersambut, Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Mordano dalam sambutannya mengatakan, “sudah dua tahun ini dalam menata sungai Citarum. Sudah banyak tenaga yang kita keluarkan dan sudah banyak biaya tidak sedikit.  Tapi hari ini Citarum masih menjadi sungai menjadi terkotor dunia. Kita sudah bekerja keras dan bekerja ikhlas, tapi belum menjad bekerja cerdas dan bekerja tuntas.  Kedepannya harus ada peru-bahan, TNI jangan cuma diberi porsi pembersih sampah. Kurang maksimalnya dalam kewenangan, kedepannya harus ada  sebuah struktur satu kesatuan komando penugasan, supaya jelas kemana arahnya, sayang energinya, tenaganya dan strateginya yang besar ini  ha-nya sebatas membersihkan sam-pah,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Barat Ir.Budi Susatijo mengatakan, “maksud diselengg-arakannya kegiatan ini, pertama sebagai sarana edukasi, penin-gkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian masyarakat akan pentingnya memelihara dan  menanam pohon, keduanya untuk terus berkelanjautan dalam menanam pohon sebagai sarana nivigasi perubahan iklim dan reboisasi lahan dan hutan. Disamping itu pihaknya melaporkan pada tahun 2016 kemarin telah menanam sebanyak 34 juta pohon ndi pelosok Jawa Barat,” terangnya.
Dalam puncak kegiatan HMPI 2017 yang mengambil tema “Kerja Bersama, Memakmurkan Rakyat Lestarikan Alam”, juga memberikan berbagai hadiah berupa sertifikat dan uang pembinaan kepada juara perorangan maupun kelompok di Jawa Barat dalam hal kepeduliannya terhadap kelestarian alam. >>Dodi

Related posts