
Ternate, (MR) – Didasari niat untuk membumikan nilai nilai Qur ‘an kepada siswa siswi melalui kemampuan membaca dan menghafal Al qur’an akhirnya berbuah sukses. Inisiasi pemikiran positif dan progresif untuk penguatan basis spritualitas keislaman ini mewujud dalam bentuk pendirian lembaga pendidikan formal yang kemudian resmi diberi nama SMP Al qur’ an Putra Bahari Ternate . Keberadaan lembaga pendidikan menengah pertama ini berada dibawa pengelolaan Yayasan Puta Bahari .
Pertama dibuka tahun 2015 , berselang dua tahun kemudian yakni di tahun 2017 – 2018 SMP Al qur’an resmi memperoleh izin operasional dari Dinas Pendidikan Kota Ternate kemudian di tahun 2018 -2019 memperoleh akreditasi B .
Diwawancarai awak mediarakyat , kepala sekolah Hj . Rustina Husain SE MM menuturkan diawal pendiriannya yakni 2015 – 2016 jumlah siswanya cuman 10 siswa . Namun itu tidak menyurutkan niat dan semangat untuk terus berusaha mengembangkan institusi pendidikan yang sesungguhnya punya misi penting dalam mencerdaskan generasi bangsa terutama pada penguatan ilmu pengetahuan dan tehnologi dan peningkatan iman dan takwa melalui gerakan membumikan nilai nilai Qur’an kepada siswa siswi .
Sebut Ristina , progres jumlah siswa di tahun 2017 – 2018 adalah sebanyak 54 orang , 2018 – 2019 sebanyak 75 siswa , setahun kemudian meningkat menjadi 190 siswa dan terakhir di tahun 2021 jumlahnya uda mencapai 222 siswa .
” Intensitas jumlah siswa yang mengalami peningkatan yang signifikan tersebut menandaskan tingginya animo calon siswa untuk masuk ke SMP Al qur’an . Peningkatan jumlah ini juga memiliki relevansi dengan terbangunnya kepercayaan masyrakat , orangtua siswa terhadap eksistensi institusional SMP Al qur’an terutama yang spesifik berkait dengan program pembelajaran yg ditawarkan . Masyarakat kita juga semakin sadar akan pentingnya basis pengetahuan agama buat anak anak mereka . Jadi tidak sebatas pengetahuan umum saja tapi penguatan basis pengetahuan agama menjadi prioritas penting ditengah gencarnya dinamika perubahan jaman dengan berbagai kompleksitas masalah ” ungkap Hj. Ristina ( kepsek SMP Al qur’an ) .
Terkait tenaga edukatif dan demi efektifitas pembelajaran , sekolah ini memiliki 9 guru PNS , 9 guru Yayasan ditambah 4 guru Tahfidz . Sedangkan kurikulum pembelajarannya menggunakan kurikulum Diknas ditambah muatan lokal ( Mulok ) baca Al qur’an dan program Tahfidz . Muatan lokal tersebut juga menjadi parameter untuk syarat kenaikan kelas dan kelulusan siswa .
Dalam aktifitas KBM aktualisasi nilai nilai keislaman senanti mewujud dalam aturan sekolah . Hal ini misalnya saat sebelum dimulainya KBM semua siswa harus ke Mushallah untuk Shalat Duha bwrjama’ah dilanjutkan dengan tadarusan bersama diruang kelas . Setelah itu siswa belajar bidang studi umum sampai jam 12 .00 kemudian siswa menjalani jam istirahat ke dua dilanjutkan dengan Shalat Dzuhur berjama’ah . Sesi berikutnya setelah Shalat Dzuhur siswa kemudian melanjutkan Tarbiyah Tahfidz dan mengaji bagi yang Iqra . KBM ini khusus untuk hari Senin sampai Kamis , sedangkan pada hari Jum’at KBM hanya fokus pada hafalan ( Tahfidz ) . Adapun aktifitas siswa pada hari Sabtu terfokus pada kegiatan pengembangan diri siswa ( Pramuka dan PMR ) .
Saat ini fasilitas pembelajaran yang dimiliki SMP Al qur’an adalah milik Yayasan Pendidikan Putra Bahari berupa ruang belajar 7 – 8 kelas , 2 ruang kantor ( kurikulum dan kesiswaan ) , 1 ruang guru , 1 ruang perpustakaan , 1 ruang kepsek , 1 ruang Aula , Mushallah dan 1 ruang MIPA .
Dalam upaya pengembangan lembaga pendidikan ini kedepan sangat dibutuhkan kolaborasi kerjasama antara sekolah , pemerintah , orangtua dan masyarakat . Dari unsur pemerintah sebagai Decitation maker ( pembuat dan pengambil kebijakan ) tentunya sangat diharapkan intervensi kebijakan pembantuan . Kebijakan tersebut tentunya tidak bersifat diskriminatif , karena setiap lembaga pendidikan baik itu negeri maupun swasta punya misi yang sama yakni mencerdaskan anak bangsa sebagaimana amanat UUD 45 .
Adapun proses pembelajaran di SMP Al qur’an saat ini menggunakan metode power point , memanfaatkan fasilitas IT dan perangkat tehnologi yang tersedia di sekolah dalam bentuk infokus , lap top . Dimasa pandemi covid pembelajaran full secara online/ daring dengan metode zoom dan kincmaster . ” Kita masih tatap muka terbatas dan tetap tunduk pada Prokes . Sekolah kita juga telah menjalin kerjasama dengan instansi berwenang untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi . Untuk hari senin dan selasa ( 10/ 1- 11/ 1, 2022 ) kita melaksanakan workshop pembelajaran dengan menggunakan perangkat IT ” tandas Kepsek .KOKO ATENG MRC
