Tidore, (MR)
Pasien penderita penyakit ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut saat ini termasuk pasien paling terbanyak di Puskesmas Galala Kec. Oba Kota Tidore Kepulauan berdasarkan data yang dimiliki puskesmas tersebut. Berdasarkan 10 penyakit terbanyak rawat jalan tahun 2016 antara Januari sampai Juni, pasien penderita ISPA menempati angka 1396 pasien disusul demam atau obs. Febris sebanyak 771 pasien. Sementara untuk diabetes miletus menempati 63 pasien atau penyakit dengan jumlah pasien terendah.
Diwawancarai Media Rakyat, Kepala Puskesmas Rawat Inap Galala, Nursahdiana Hamid, Amd.Kep menjelaskan penyebab timbulnya penyakit ISPA adalah pola hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Faktor lingkungan seperti asap yang menyebabkan polusi udara yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Setiap orang ketika berada pada lingkungan dengan kondisi seperti ini akan mudah mengidap ISPA.
Untuk mengantisipasi jenis penyakit yang satu ini, pihak puskesmas telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yakni Dinas Kesehatan melalui dukungan dan kerjasama pihaknya saat ini tengah giat melakukan penyuluhan ke sejumlah desa dan kelurahan yang termasuk dalam wilayah kerja puskesmas. Sejumlah desa tersebut meliputi Desa Kusu, Somahode, Garojou, Ake Kolano, Ampera, Durian, Galala, Bar-bar, Gosole dan 2 kelurahan yakni Sofifi dan Guruapin.
Ia berharap dengan adanya penyuluhan seperti ini, mas- yarakat bisa teredukasi dan kem bali bisa menjaga kebersihan baik itu kebersihan diri dan lingk ungan sehingga penyakit ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut dalam wilayah kerjanya bisa diminimalisir. >>Ateng
