Kediri, MR – Desa Mejono, Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, kini memiliki gedung taman posyandu baru, sebagai wadah belajar sekaligus pemantauan kesehatan. Gedung yang dibangunkan dari anggaran dana desa (DD) tersebut sangat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan anak- anak usia dini.
Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Camat Anto Riandoko, S. Sos., MM, sekaligus tanda dibukanya Tapos. Acara ini di hadiri oleh Camat Plemahan, Kepala Desa Mejono bersama Perangkat desa, Tokoh agama, Guru Tapos, dan Bunda-Bunda balita. Jumat,(15/11) Pagi.
Saat dikonfirmasi Camat mengatakan,” Dengan adanya gedung baru Taman Posyandu (Tapos), Saya berharap untuk Bunda-bunda lebih semangat lagi mengantarkan anak-anaknya Ke Tapos, yaitu dengan belajar sambil bermain dan membiasakan anak untuk berada di lingkungan sekolah. Sehingga nanti anak akan terbiasa di lingkungan pendidikan sekolah.
Lebih lanjut,” Sekali lagi Kami berharap dengan adanya gedung baru tapos, nanti akan mengurangi anak putus sekolah di Kabupaten Kediri. Dengan mengenal dunia pendidikan sejak dini nanti, anak tidak akan melakukan putus sekolah,”terangnya.
Kepala desa Mejono Agung Priyono menyampaikan,” pembangunan gedung tersebut berawal dari 3 tahun yang lalu, keprihatinan saya melihat anak-anak usia 3-5 tahun yang ingin bermain, belajar, dan lainnya masih menumpang di gedung TK sebelah. Akhirnya keprihatinan itu kemudian disambut bik Pemdes dan warga untuk memiliki gedung representatif. Pada akhirnya bisa terlaksana membangunan gedung Taman Posyandu dari DD 2024 ini. Alhamdulillah,” Ungkapnya.
“Komitmen Kami terhadap dunia pendidikan dengan meresmikan Taman Posyandu (Tapos). Ini sebagai Salah satu bentuk pengintegrasian layanan awal hadir untuk menangani perkembangan anak-anak.” Pada akhir ucapnya.
Perlu diketahui kenapa dinamakan gedung Taman Posyandu karena tidak hanya dipakai anak untuk tempat pendidikan, juga sebagai tempat kontrol kesehatan seperti pendataan stunting dan lain-lain tentunya. Kemudian pendidikan dini saat ini harus terhubung dengan pendidikan dasar karena perlunya masa transisi yang menyenangkan.(Ag)
