Natuna(MR)- Kecewa, sudah pasti.Itulah gambaran raut wajah para pengurus 21 cabor asak Natuna, akan mengikuti pesta olah raga Porprov Kepri IV,di Kota Tanjung Pinang dipastikan gagal berangkat.
Pasalnya hingga rapat terakhir minggu/04/11,antara Disdikpora,Koni Natuna, dan pengurus Pencab. Tidak adanya kejelasan anggaran, terkait kepastian keberangkatan para pahlawan olah raga itu. Rapat sedikit memanas ,membuat sebagian pengurus angkat kaki sebelum acara selesai.
Mandeknya kucuran anggaran dari Pemerintah Pusat maupun Pemprov Kepri
berimbas kepada keuangan Daerah. Oleh sebab itu 21 cabang olah raga dibawah naungan Koni Natuna,sepakat tidak mengikuti even 4 tahun sekali itu.Kesepakatan itu diambil karena tidak adanya kejelasan anggaran.
Ratusan pahlawan olah raga ini, harus menelan pil pahit, lantaran tidak bisa tampil di Kota gurindam , pada hal sebagian telah mempersiapkan diri meski dengan dana pribadi.Gagalnya keberangkatan menjadi preseden buruk bagi Koni Natuna .
Selaku induk olah raga , Koni,dianggap gagal ,karena tidak bisa berbuat banyak.
Menanggapi tudingan itu Ketua Harian Koni Natuna, menepisnya. Seperti teman teman ketahui, Koni, bersama Pencab Olah raga, selalu mengadakan rapat untuk membahas persiapan dan dana yang diperlukan menjelang Porprov Kepri setahun lalu .Ketidak ketersediaan anggaran ,buat Kita gagal berangkat.Kami sudah berusaha namun tidak ada titik terangnya paparnya
Pesta ajang menuju PON 2020 itu, direncanakan akan dilaksanakan akhir oktober mendatang.
Kepala Disdikpora Kabupaten Natuna Suherman, yang hadir pada saat itu mengatakan , sudah berusaha agar Koni Natuna bisa menyelenggarakan pesta olah raga 4 tahunan itu.
Namun kenyataannya, hingga hari ini belum ada gambaran untuk bisa memberangkatkan seluruh atlet Natuna.”Saya sudah berusaha agar Koni,bisa memberangkatkan atlet.” Dari hasil pertemuan dengan
tim anggaran, dana masuk sekitar tgl 11-15 Oktober, sementara besok merupakan pendaftaran terakhir.ucapnya./Roy.
