RUDIANSYAH Kepala Desa semisir dan HS Kamarudin tidak sengaja mendapati 2 (dua) buah truk mengangkut puluhan M3 (kubik) kayu jenis sengon di kawal mobil dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Kotabaru Kalimantan selatan.
HS Kamarudin yang juga pembina LSM Lumbung Saijaan ini mengatakan, Awalnya saya bersama Rudiansyah kepala Desa Semisir lagi ngobrol Di warung Batu Ladung, kurang lebih lima menit ngobrol, kebetulan datang mobil Dinas Kelautan perikanan singgah diwarung tersebut di ikuti 2 (dua) truk membawa kayu sengon, karena merasa tidak pernah menerbitkan dokumen pengiriman kayu diwilayahnya, Riduansyah kepala Desa semisir menanyakan kepada supir mobil dinas itu “milik siapa kayu dalam truk itu pa ?, punya Pa Talib sahut supir mobil Dinas, menjawab dengan santai, Malam harinya sekitar jam 23:00 wita.
Saat wartawan Media Rakyat menambal ban di Desa sungai Pasir (tidak jauh dari batu ladung) disana bertemu HS Kamarudin, ia mengatakan “ Siang tadi sekira jam 15:04 wita, saya bersama Kepala Desa mendapati mobil Dinas Kelautan dan perikanan mampir diwarung batu Ladung, menjawab pertanyaan saya, supir mobil Dinas itu mengaku mengawal truk pengangkut kayu sengon milik Pa Talib, tapi, kata Kamarudin, saya tidak melihat Pa Talib di mobil Dinas itu.
Menurut mantan anggota DPRD Priode 1992-2004 ini, semestinya mobil dinas tidak layak digunakan untuk kepentingan usaha pribadi , itu kan fasilitas negara seharusnya untuk kepentingan tugas negara melayani masyarakat, kalau rusak, ganti suku cadang dan beli bensin kan pakai duit APBD (duit rakyat.red), kurang elok kiranya mobil dinas dipakai, tidak sesuai fungsi dan peruntukannya. ungkapnya.
Ketika wartawan mengkonfirmasi ke rumahnya JL.Mandin (24/05), Talib Kepala Dinas Kelautan Perikanan tidak berhasil ditemui, tapi mobil Dinas Warna Silver parkir dihalaman rumahnya, belum sempat wartawan mengetuk pintu, sudah ada perempuan (tidak ditanya namanya) sambil memegang peralatan pembersih lantai (pembantu.red), ditanya wartawan “ada Pa Talib” dijawab pembantu tanpa menoleh ” Bapa tidak ada dirumah, wartawan bertanya lagi ” kemana ding ” dijawab pembantu ” tidak tahu, menjawab dengan memasang muka cemberut kepada wartawan.
Salah seorang PNS Dinas Kelautan Perikanan yang enggan disebut namanya, mengaku kesulitan memimjam mobil dinas ketika ada keperluan Dinas Keluar Kota, menurutnya 2 (dua) buah mobil dinas (innova, ranger) dikuasai kepala Dinas, bebernya >> Wan

