Indramayu, (MR) – KEPALA Bidang (Kabid) Pembinaan SMP melalui Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pendidikan (Disdik) Indramayu, S. Rahpandowo, menyebutkan untuk mensukseskan Program Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Pelajaran 2017/2018, bagi sekolah yang belum mempunyai Komputer bisa bekerjasama dengan sekolah yang sudah memiliki Komputer, tetapi para orang tua murid juga boleh swadaya menyediakan Komputer.
Kasi Sapras Disdik Indramayu, S. Rahpandowo, diruang kerjanya Senin siang (13/11) kepada Media Rakyat pihaknya menjelaskan, partisipasi orang tua murid dalam menyediakan infrastruktur Komputer harus ditempuh berdasarkan hasil musyawarah dengan Komite Sekolah yang tertuang dalam sebuah berita acara. Namun, apabila ada pihak sekolah yang belum dapat menyelenggarakan Program UNBK itu tidak menjadi masalah bagi sekolah yang bersangkutan, katanya.
Sehubungan hal itu, Media Rakyat menghubungi Ilham Soleh, seorang Pengamat Pendidikan dan Kebudayaan yang berdomisili di Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, melalui Ponselnya tadi malam dia menyambut baik keterangan tersebut. “ Yah untuk mensukseskan Program UNBK bagi sekolah yang belum mempunyai Komputer, sebaiknya mengadakan kerjasama dengan sekolah yang memiliki infrastruktur Komputer, “ ujarnya.
Ilham Soleh mengungkapkan, suksesnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) baik didalam ataupun diluar ruang kelas, bukan hanya tanggung jawab rekan-rekan guru tetapi menjadi tanggung semua unsur masyarakat, sehingga kami merasa bangga dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya, apabila para orang tua murid secara swadaya menyediakan infrastruktur Komputer dalam upaya mensukseskan Program UNBK Tahun Pelajaran 2017/2018. >>Mukromin
