SMK NEGERI 1 KOTAMOBAGU  IN  HOUSE  TRAINING  “IHT” IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELANJAAN THN 2022/2023

Kotamobagu, MR – Kepala Sekolah SMK Negeri 1  Kotamobagu Hj.Sartika Paputungan, S.Pd   yang baru saja menggelar Expo dan Orientasi SMK Negeri 1  Kotamobagu. Tak selang beberapa hari kini ada kegiatan in house training.
Kegiatan In House Training yang dilaksanakan Jumat 17 s.d 18 Juni 2022 dengan yang membawa materi dan di presentasikan atau sebagai fasilator oleh dra.Vonny Tambuun,M.Pd Ketua  Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah “MKPS” Provinsi Sulawesi Utara dan didampingi oleh Pengawas Bina Ismail Yanum dan hadiri oleh Ketua MKKS se Provinsi Sulawesi Utara Aria Sukma Malah serta Kepsek SMK Negeri 2 Bungko Hardi Mokoginta,S.Pd,.MM
Menurut fasilator bahwa Implementasi  Kurikulum Merdeka Belajar yang akan dilaksanakan diterapkan pada tingkat SD, SMP, SMA hingga ke Perguruan tinggi. Implementasi adalah  pelaksanaan atau penerapan. Pengertian lain dari implementasi yaitu penyediaan sarana untuk melakukan sesuatu yang menimbulkan dampak atau akibat terhadap karena covid 19 sehingga kurikulum  menindak  lanjuti dengan adanya kevakuman dalam pembelajaran selama dua tahun sehingga pemerintah memperlakukan  terapan kurikulum merdeka.  Kurikulum merdeka belajar adalah kurikulum yang saat sedang disosialisasikan dan di-animasikan oleh pemerintah keseluruh satuan pendidikan yang ada di Indonesia, mulai dilaksanakan secara masif secara mandiri di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, menengah pada tahun ajaran baru 2022/2023 sesuai kesiapaan sekolah masing masing.
Beberapa waktu lalu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan episode Merdeka Belajar yang ke-15, yakni Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar. Saat ini SMK Negeri  Kotamobagu sudah mendaftarkan diri sesuai SK kementerian bahwa SMK terdaftar kurikulum Merdeka Mandiri Belajar.
Konsep merdeka belajar sendiri terdiri dari tiga komponen yaitu, komitmen terhadap tujuan, mandiri dalam menentukan pilihan cara belajar, dan melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajar. Untuk mewujudkan program ini dibutuhkan guru yang merdeka belajar pula. Ada tiga macam kurikulum merdeka adalah jalur mandiri belajar, jalur mandiri berubah dan jalur mandiri berbagi. Tetapi untuk SMK Negeri 1 Kotamobagu yakni Implementasi Kurikulum jalur mandiri belajar yang artinya Pilihan Mandiri Belajar memberikan kebebasan kepada satuan pendidikan saat menerapkan Kurikulum Merdeka beberapa bagian dan prinsip Kurikulum Merdeka, tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan pada satuan pendidikan, pungkas  dra.Vonny Tambuun,M.Pd Ketua MKPS SMKN Provinsi Sulawesi Utara.
~NeniRadjab

 1,107 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.