SK Kemensos Diduga Di Kangkangi Oknum PKH

Bekasi, (MR) – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di desa Karang Jaya di culik Oknum agen/e-warung yang komoditi bahan sembakonya bukan dari Bulog, (18/05/20).
Pasalnya,dengan adanya penambahan kuota KPM kurang lebih 248 kartu ATM di bagi 3 agen/e-warung hanya terdapat beberapa saja yang masuk ke agen/e-warung tersebut.
Ketika di konfimasi oleh Awak Media Rakyat ke 3 agen/e-warung yang berada di Desa Karang Jaya, salah satunya Ismat menyatakan,”iya bang warung saya cuma dapet penambahan kuota 52 KPM,asnawi 12 KPM dan elis hanya mendapat 2 KPM dan sisanya entah ke mana,”Terangnya.
Mengingat surat pernyataan yang sudah di buat dan dinyatakan di depan penegak hukum, saat di konfirmasi AKP Asep Romli melalui via telepon whatsappnya mengatakan,” Sudah di laporkan ke Kapolres Metro Bekasi oleh pihak yang sudah di rugikan”,Tuturnya.
Indra Pardede Sekjend Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti mafia dan Anti Korupsi Republik Indonesia (LSM KAMPAK-RI) angkat bicara,” akan mengawal pelaporan tersebut sampai adanya kejelasan hukum yang berlaku,karena cenderung bilamana tidak di tindak tegas maka Undan-Undang di Negara Republik Indonesia merucut tidak akan pernah terpakai”,Tegasnya.
Lanjut indra, bilamana Undan-Undang yang sudah di terapkan di Negara Republik Indonesia tidak di pakai, maka akan di jadikan celah bahan ajang cari untung bagi para oknum,”Pungkasnya. (Bemo)

Related posts