Prabumulih, (MR)
SATUAN serikat Buruh Kota Prabumulih mengaku kecewa dengan kepemimpinan Walikota Prabumulih Drs H.Rachman Djalili MM dan Wakil Walikota Ir.Ridho Yahya MM, karena mereka menganggap kedua pimpinan eksekutif tersebut sangat tidak berpihak kepada buruh, disampaikan para serikat buruh pada saat orasinya di depan gedung pemerintahan Kota Prabumulih kamis (04/10).
Dalam aksinya kali ini para serikat buruh memintakan agar pemerintah Kota Prabumulih dapat menjadi mediasi tuntutan mereka kepada pihak pertamina karena menurut mereka pihak Pertamina telah merenggut hak normatif mereka sebagai pekerja terutama sebagai putra daerah.
Selain itu dalam orasinya juga satuan sarikat buruh ini juga mengaku sangat menyelesal telah memilih kedua pemimpin ini sampai duduk di bangku eksekutif, sehingga membuat mereka merasa sangat menyesal dan berjanji tidak akan memilih salah satu dari keduanya untuk pemilihan mendatang.
Setelah hampir satu jam beorasi didepan gedung Pemkot Prabumulih dalam menyampaikan aspirasinya, para pendemo ini baru mendapatkan tanggapan dari pemerintahan Kota Prabumulih oleh Assisten satu Prabumulih Joharudin Aini, yang memintakan sembilan perwakilan dari massa serikat buruh untuk beunding di ruangan rapat pemkot Prabumulih. >> Alex
