Satlantas Grobogan Temukan Stnk Palsu Dalam Operasi Simpati 2017

Grobogan, (MR)
Setelah kemarin aparat Satuan lalu lintas Polres Grobogan menemukaN pemalsuan SIM (Surat Ijin Mengemudi) secara tidak sengaja terjaring saat operasi simpatik 2017 .

Kini hal serupa juga terjadi yakni sebuah STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang di duga palsu juga di temukan saat Satlantas Polres Grobogan menggelar oprasi, Jum’at (3/3).

Karena STNK tersebut setelah di periksa petugas tidak asli melainkan hasil scanan melalui komputer lalu di cetak. Defi (23) warga Desa Crewek Kecamatan Kradenan di hadapan petugas mengaku kalau STNK asli masih berada di Jakarta.

“Iya pak STNK yang asli masih di Jakarta,” aku Defian.

Sementara itu Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning, SIK melalui Kasatlantas Polres Grobogan AKP Panji dengan di dampingi Kanit Turjawali Ipda Afandi dalam keterangannya mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang kami terima barusan ada kejadian curas (pencurian kekerasan), untuk itu kami menggelar oparasi serta memblokade akses jalan agar pelaku curas tidak bisa melarikan diri, namun di saat kami melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan roda dua maupun roda empat kami menemukan STNK tidak asli alias hasil scenan, sehingga nampak dari warna yang tidak sama dengan aslinya.

Untuk itu guna pemeriksaan lebih lanjut persoalan ini kami serahkan ke bagian Reskrim Polres Grobogan.
Lebih lanjut Panji menambahkan bahwa STNK scenan itu atas nama Saiful Bahri dengan alamat Kamp Jembatan RT 7/6 Jatinegara yang tadi di tunjukan oleh pengemudi roda empat dengan nopol (nomor polisi) B 41 RDA warna putih, sedangkan pengendaranya seorang wanita warga Desa Crewek RT 7/6 Kecamatan Kradenan dan menurut pengakuanya STNK yang asli masih berada di Jakarta.

“Tadi pengendara kita tanya, dari pengakuannya ada STNK aslinya cuma masih berada di Jakarta, maka untuk sementara mobil beserta pengemudinya kita amankan di Mapolres,” jelas Panji . >>Abs/aw

Related posts