Satker PKP Provinsi Maluku Utara Laksanakan Workshop Evaluasi Kegiatan Akhir Tahun

Maluku Utara, (MR)
Dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur bidang cipta karya khususnya melalui program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW), pemerintah pusat melalui satuan kerja pengembnagan kawasan permukiman (PKP) Provinsi Maluku Utara mengadakan workshop evaluasi kegiatan akhir tahun sebagai upaya evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan.
Workshop evaluasi kegiatan akhir tahun yang dilaksanakan di Hotel Grand Majang Ternate itu berlangsung Senin (26/11) dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Maluku Utara, Santrani, M.S Abusama, ST., Msi yang diwakili Kepala Bid-ang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Safi Baay, ST., MT., Workshop ini diikuti satker PKP, Tim pelaksana PISEW Provinsi dan Kabupaten.
Dalam sambutan tertulis Kepala Dinas yang dibacakan Kabid PSU Safi Baay, ST.,MT. mengharapkan perlunya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah termasuk peran masyarakat dan swasta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Selain itu kewenangan otonomi daerah yang diberikan pemerintah pusat ke daerah, kewenangan tersebut diharapkan daerah dapat mampu menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi masyarakat daerah. Pembangunan prasarana ini juga diharapkan adanya efisiensi pembangunan yang mensyaratkan dapat diukurnya tingkat keberhasilan secara substansial dan formal.
Kegiatan workshop yang bertujuan untuk mengevaluasi seluruh tahapan pelaksanaan PISEW tahun 2018 dimana PISEW diorentasikan pada peningkatan infrastruktur dengan pendekatan partisipasi masyarakat dalam skala kawasan, capaiannya infrastruktur dasar bisa terbangun hingga mampu mendorong pegembangan sosial ekonomi lokal yang didasarkan komoditi unggulan lokal.
Program PISEW 2018 yang telah dilaksanakan di empat Kabupaten dalam Wilayah Provinsi Maluku Utara meliputi : Infrastruktur Jalan Produksi Tani di Kabupaten Haltim, Halbar, Halsel, dan Halut. Infrastruktur Jembatan di Haltim, Halbar dan Halsel. Infrastruktur Air Minum di Kecamatan Jailolo Timur Halbar, dan Infrastruktur Peningkatan Sarana Pendukung Pemasaraan pertanian, Perikanan dan Pariwisata di Haltim.
Sementara itu Kepala Satuan Kerja (SATKER) pengembangan kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara Hi. Fasri Bachmid, ST.,M.SP. dalam pemaparannya menjelaskan perlunya asas transparansi dan profesionalisme kerja yang harus dimiliki oleh Tim Pelaksana Provinsi Program PISEW maupun Tim Pelaksana Kabupaten.
Ini diharapkan untuk menghindari praktek kotor yang berimpact pada kerugian negara dan ketidakpercayaan. Secara umum menurut Kasatker hasil evaluasi secara umum Program PISEW 2018 di empat Kabupaten dalam wilayah Provinsi Maluku Utara dinilai baik. “Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Tim Pelaksana Provinsi dan Kabupaten, juga dukungan dan partisipasi masyarakat disetiap daerah atau kawasan terbangun melalui program PISEW 2018,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Fasri juga belum bisa memastikan jatah untuk Provinsi Maluku Utara pada 2019 melalui program PISEW. Namun Ia mengakui dalam RAPBN 2019 Program PISEW tetap ada karena bagian dari program pemerintah pusat yang telah dicanankan oleh Pak Jokowi. >>Ateng

Related posts