Proyek Ratusan Juta Masih Terbengkalai

ProyekBekasi, (MR)
PROYEK di tahun 2014 Anggaran Biaya Tambahan (ABT) yang bernilai kontrak 892 juta, masih terbengkalai hingga saat ini,dan masih belum ada perbaikan dari pihak kontraktor.

Menurut H. Maktub mantan kapala Bidang pengairan, yang sekarang menjadi kepala Bidang penglolaan sumber daya air (PSDA) mengatakan, “proyek yang runtuh itu wajib di perbaiki, sebab itu masih proses dalam pemeliharaan,” jelasnya (14/04). Proyek tersebut berlokasi di jalan pesiut Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten bekasi. Dengan pelaksana CV. Pebayuran.

Namun di sisi lain, Amirul. S Piola. SH. Selaku Ketua Komnas LP-KPK Mengatakan (18/4). “Saya seminggu yang lalu sudah datang ke lokasi kegiatan yang runtuh, dan pekerjaannya pun tidak jelas dan tidak sesuai dengan prosedur, baru beberapa bulan saja sudah pada runtuh itu anggaran 892juta, sedangkan saat kegiatan proyek dimulai, tidak ada papan proyek yang terpasang. Kepada dinas terkait, (DBMPSDA) saya berharap pekerjaan yang seperti itu jangan di biarkan saja, dan jangan ada unsur KKN, sudah jelas ini Nepotisme,” ungkapnya.

“Termasuk pengawas dan konsultan,tambahnya, jangan diam saja ketika memang pekerjaannya tidak sesuai prosedur, harus di awasi sebaik mungkin, jangan melihat itu proyek siapa,jangan pandang bulu,” tegasnya.

Dinas Binamarga Dan Pengelolaan Sumber Daya air (DBMPSDA) memang sudah semestinya melihat dan memperhatikan proyek proyek yang ada di kabupaten bekasi ini,  tidak sedikit pekerjaan yang di nyatakan cacat mutu, banyak sekali proyek di anggaran 2014 sudah tidak bisa di gunakan karena runtuh, akibat lemah pengawasan dari dinas terkait. >>Amien.ZW

Related posts