Ternate, (MR) – Proyek pekerjaan gedung aula SMA N 4 Ternate yang sumber pendanaannya dari APBD Provinsi tahun 2021 berbandrol Rp. 1,8 Miliar sementara memasuki tahap vinishing .
Diwawancarai awak Mediarakyat ,( Senin /7/2/2022) Kepsek SMA N 4 Ternate : Kandacong , S.Pd , M.Pd ,Si menyebutkan gedung aula yang terbilang sangat representatif tersebut memiliki kapasitas daya tampung sebanyak 350 orang .
Karena sudah tahap vinishing , pihak sekolah sementara masih menunggu penyerahan dari Dinas Pendidikan Provinsi . ” Sampai saat ini Kita belum mendapat dari dinas terkait agenda penyerahan . Mungkin dalam bulan ini juga ” ungkap Kepsek .
Tambah Kandacong , sebelumnya SMA N 4 Ternate telah memiliki fasilitas gedung aula , namun lantaran kondisi bangunannya sudah ruwet termakan usia maka tidak bisa lagi difungsikan dalam kurun tiga tahun terakhir .
” Kita memang telah memiliki fasilitas aula , cuman bangunannya sudah termakan usia , sudah kurang lebih 35 tahun . Lagi pula tercatat sudah 3 tahun terakhir ini tidak difungsikan . Kita patut bersyukur atas perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah yang selanjutnya telah merealisasikan dengan terbangunnya gedung aula baru ini ” ujar Kandacong .
Dalam rangka menunjang efektifitas kegiatan pembelajaran , SMA N 4 Ternate masih membutuhkan sejumlah infrastruktur penunjang . Infrastruktur tersebut berupa penambahan ruang kelas baru mengingat progres jumlah siswa setiap tahun terus mengalami peningkatan . Tingginya animo calon siswa untuk masuk ke SMA N 4 Ternate perlu ditunjang dengan penyedian ruang kelas baru .
Kebutuhan sarans lainnya adalah perlunya pagar atau tembok keliling yang representatif demi terjaminnya aspek keamanan dan kenyamanan warga sekolah .
” Kita berharap setelah tersedianya fasilitas gedung aula , fasilitas lainnya berupa penambahan ruang kelas baru dan pembangunan pagar / tembok keliling juga insyaAllah akan terealisasi ” tandas Kepsek .
Ia juga menambahkan untuk proses KBM , saat ini SMA N 4 TERNATE telah mendapat instruksi dari Cabang Dinas Provinsi untuk tidak lagi memberlakukan metode daring dan beralih ke metode tatap muka normal . Instruksi ini mengacu pada data jumlah guru SMA N 4 yang telah menjalani vaksinasi tercatat 90 persen lebih . KOKO ATENG MRC
