PLN Pagaraalam Lakukan Pemadaman Bergilir Kemarau Ini

Pagaralam, (MR)
Beberapa hari terakhir, pemadaman listrik terjadi di kota Pagaralam dan sekitarnya. PLN beralasan, pemadaman itu diakibatkan karena mengurangnya daya listrik yang bersumber dari pembangkit. Manager PLN Rayon Pagaralam, Iliyas, melalui Supervisor Teknik, Welly Adrian mengatakan, daya listrik yang bersumber dari PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) Bukit Asam mengalami defisit. Hal itu terjadi belum terlalu lama. “Kami baru dapat kabar tentang itu (defisit daya) di PLTU Bukit Asam, sejak tanggal 23 September lalu,” kata Welly, ketika dihubungi, kemarin. Welly sapaan akrab Welly Adrian, melanjutkan, daya listrik berkurang karena faktor musim kemarau. Kata dia, kemarau membuat debit air yang digunakan PLTA Bukit Asam mengalami penurunan. “Karena debit air berkurang, otomatis daya listrik yang dihasilkan pembangkit ikut berkurang. Selain PLTU, PLTA (pembangkit listrik tenaga air) juga mengalami hal yang sama,” jelas dia.

Persoalannya, dengan daya listrik yang berkurang itu, ternyata beban yang ditanggung PLTA tidak lantas berkurang. Menurut Welly, daya listrik yang bersumber dari PLTU Bukit Asam digunakan oleh banyak wilayah. Seperti oleh wilayah Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan) termasuk kota Pagaralam. Nah, dengan daya listrik yang mengalami defisit, pasokan listrik untuk wilayah itu menjadi tidak maksimal. “Karena itulah, solusi yang diambil adalah dengan cara pengurangan beban, alias pemadaman listrik,” sambung Welly. Itulah yang membuat listrik di beberapa wilayah Pagaralam pada Kamis malam (24/9) dan Sabtu pagi (26/9) lalu padam. Sedangkan kemarin, pemadaman listrik terjadi untuk wilayah Pajar Bulan, Sukamerindu dan Muara Payang.

“Bukan hanya Pagaralam, se-Sumatera juga mengalami hal yang sama (pemadaman). Hanya jadwalnya saja yang berbeda,” timpal Welly. Sampai kapan pemadaman ini terjadi? Welly belum bisa memastikannya. Sebab, itu merupakan kewenangan dari UPB. “Prediksi kita sampai akhir September ini,” jawab Welly.

Berdasarkan data resmi yang diterima, pemadaman listrik terjadi di dua penyulang. Yakni penyulang galaxi, meliputi wilayah kecamatan Jarai, Suka Merindu, Pajar Bulan dan Muara Payang. Selanjutnya penyulang bintang, meliputi wilayah Tanjung Aro s/d Simpang Nendagung, Simpang Telaga Biru s/d Simpang Nendagung, Jambat Balo s/d Danau Alai dan Ujan Mas s/d Tanjung Sakti PUMI PUMU. Hanya saja, jadwal pemadaman di tiap wilayah itu berbeda-beda. Untuk penyulang bintang misalnya, hari ini (29/9) pemadaman listrik dimulai pukul 10.00 WIB-13.00 WIB. Esok hari (30/9), pemadaman listrik kembali terjadi mulai pukul 21.00-24.00 WIB. >>Ek

Related posts