Pepres Berubah-ubah, APBD Natuna Babak belur?

Sambutan Bupati NatunaNatuna, (MR)
Bupati Natuna Ilyas sabli menuding, anjloknya  APBD Natuna, diakibatkan Kepres (Keputusan presiden tentang penerima DBH berubah-ubah. Hal tersebut disampaikan Bupati ketika Dirinya meresmikan Gedung wanita di jalan batu sisir Bukit arai Natuna dua pekan lalu. Ia mengatakan, pada masa pemerintahan Presiden Jokowi, Perpresnya selalu berubah-ubah. Pada penetapan awal Perpres yang dekeluarkan untuk Natuna dalam penetapan disektor minyak dan gas, sebesar Rp 790 milyar.  tahun 2015

Asumsi Kita bersama DPRD, dengan penetapan tersebut, ditambah adanya penerimaan pajak daerah, DAU dan DAK, maka pemerintah daerah mengajukan APBD sebesar Rp1,446 triliun. Kita mengajukan anggaran sebesar ini sudah penuh dengan perhitungan, bukan sembarangan. Maka dari itu disahkanlah anggaran belanja daerah APBD murni tahun 2015 sebesar Rp 1,446 triyun. Hal itu diperkuat lagi dengan  perpres yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat, bahwa Natuna mendapat jatah sebesar itu, terang Ilyas.

Namun ditengah perjalanan, APBD Natuna mengalami defisit  cukup besar,  tentu merupakan kabar buruk dan tanda tanya besar buat kita semua. Dengan kekurangan uang transfer dari pusat, Natuna harus memangkas atau mengurangi setiap kegiatan yang ada. Seandainya pepres tidak berubah ubah, pembangunan pasti normal seperti biasa. Sekarang ini apa mau dikata, semuanya sudah terlanjur, tinggal Kita mengutamakan kegiatan yang lebih penting. Jadi kegiatan sifatnya belum urgen, kita tunda dulu guna mestabilkan perekonomian daerah.

Menurutnya, meski APBD Natuna anjlok, roda pemerintahan akan tetap berjalan seperti semula. Saya tidak akan mengorbankan pegawai gara-gara APBD defisit tetap akan Saya perjuangkan karena mereka inilah, mesin penggerak roda pembangunan. Kemarin ada tersiar kabar PTT dan GTT bakal dirumahkan. Menurut Ilyas isyu itu tidak benar. Saya tidak mau hal itu terjadi. Insentif dan gaji GTT dan PTT tetap kita bayar mereka tetap bekerja sebagaimana biasanya, ucap ilyas

Jauh sebelumnya, wartawan koran ini pernah melakukan konfirmasi terhadap Bupati Natuna, mengenai APBD Natuna disahkan naik, padahal minyak dunia saat itu sedang mengalami kemerosotan, namun Ilyas yakin bahwa APBD Natuna, tidak akan mengalami kemerosotan, berdasarkan pepres soal DBH. >>Roy

Related posts