Oku, (MR)
Sincere Aliance Grup (Asia) Limited Pimpinan Ms. Ada LL Chung berkedudukan dan asal negara Hongkong pada Rabu, 21 Oktober 2015 pagi mendatangi Badan Penanaman Modal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Baturaja Sumatera Selatan.
Kedatangan Ms. Ada L.L Chung bersama 6 orang rekan kerja bisnisnya, mereka terdiri dari 5 laki-laki dan 2 wanita sebaya, dua laki-laki diantaranya masing-masing Mr. Yasmin dan Sunarwidi. S Bochari merupakan warga Negara Indonesia bermukim di Kota Bogor Jawa Barat itu Rabu pagi di terima langsung Kepala Badan Penanaman Modal Kabupaten OKU, Sumatera Selatan Ir. Gunawan Somad, MM di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut Ms. Ada L.L Chung mengemukakan keinginannya untuk berinvestasi berupa pengembangan tanaman ubi dan peternakan babi di wilayah Kabupaten OKU Provinsi Sumatera Selatan Indonesia.
“Kami mau bercocok tanam dan mengembangkan tanaman industri ubi kayu serta pengembangan ternak babi di daerah ini”, ujar Ms. Ada L.K Chung didampingi Mr. Yasmin dan Sumarwidi. S. Bochari selaku mediator dan penterjemah Bahasa Cina atau Hongkong.
Mendengar maksud kedatangan para pebisnis asal negara Hongkong itu Ir. H. Gunawan Somad, MM dari ruang kerjanya menghubungi atasnya, PLT Bupati OKU. Namun berhubung Plt. Bupati OKU sedang tidak ada di tempat, rombongan investor asal negara Hongkong dan Bogor-Indonesia diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten OKU, H. Marwan Sobrie, SE., MM di ruang kerjanya pada siang hari itu juga.
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten OKU, H. Marwan Sobrie, SE., MM menyambut baik maksud kedatangan Ms. Ada L.L Chung beserta rombongan. Pada dasarnya kami selaku pemerintah di daerah ini menyambut baik, menerima dengan tangan terbuka asalkan saling menguntungkan. Ujar H. Marwan Sobrie, SE, MM di dampingi Ir. Gunawan Somad, MM, kepada tamunya tersebut.
Kepala Badan Penanaman Modal Kabupaten OKU, Ir. Gunawan Somad, MM ketika dimintai keterangan oleh Wartawan mengatakan kedatangan mereka tersebut baru dalam tahap awal yakni pembicaraan, penjajakan. Namun antara mereka selaku pihak investor dan Pemerintah Kabupaten OKU telah saling menyerahkan surat sebagai tahap awal berkenaan maksud tersebut.
Sedangkan mengenai lokasi lahan tempat usaha penanaman pengembangan bidang pengembangan peternakan babi, belum ditentukan. Karena ini masih dalam tahap awal pembicaraan dan penjajakan. Kita belum menentukan lokasinya namun dijamin ada dan lokasinya banyak tersedia, ujar H. Gunawan Somad, MM.
Sebagaimana dijelaskan para investor asal Negara Hongkong itu akan mengembangkan penanaman Singkong yang mana selama 11 bulan tiap kali masa panen. Ubi mampu menghasilkan 50-60 Kg per batang. Nanti akan ada pertemuan pembahasan berikutnya, tandas Ir. H. Gunawan Somad, MM.
Badan Penelitian Aset Negara DPC H. Hermansyah yang fasilitator dan membantu investor untuk kerjasama dengan pemerintah daerah. >>Sahmi
