Natuna, (MR)
Demi peningkatan keamanan pelaporan berbasis aplikasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) mengadakan sosialisasi pembinaan keuangan secara efektif melalui klinik keuangan desa, berbasis aflikasi sistem keuangan, Rabu (24/05/17) di Hotel Tren Central jalan Pramuka Ranai.
Acara dibuka langsung oleh Sekda Natuna Wan Siswandi didampingi oleh Komisi III DPRD Harken, serta sejumlah OPD terkait Camat, Kepala Desa dan BPD dilingkungan Pemkab Natuna.
Dalam sambutanya, Sekda Natuna Wan Siswandi menyampaikan kegiatan sosialisasi keuangan desa sangat perlu dipahami para Kades. Mengingat ahir-ahir ini ada beberapa desa sudah dimonitor oleh pihak Polres dan Kejaksaan.
Salah satu faktor penyebab beberapa desa dimonitoring oleh aparat penegak hukum, karena persoalan laporan keuangan kurang efektif.
Untuk itu, Wan Siswandi berharap para Kades dapat memahami cara pelaporan penggunaan uang desa secara benar dan efektif, berdasarkan prosedur berlaku agar selamat, dan tidak ada yang berurusan dengan hukum.
“Saya berharap kepada seluruh Camat agar bisa membantu desa dibawahnya, dalam pembinaan pengelolaan keuangan secara benar, agar tidak ada kades terjerat masalah hukum”, ujarnya.
Kadis PMD Natuna Indra Joni menjelaskan, sosialisasi klinik sistem keuangan desa bertujuan mengurai benang kusut agar persoalan dalam pelaporan keuangan di desa bisa diarahkan dan bisa diperbaiki.
Meskipun tidak bisa menyelesaikan semua persoalan didesa, setidaknya dengan keberadaan klinik sistem keuangan desa (Siskeudes) persoalan yang terjadi bisa di perbaiki.
Siskeudes merupakan sebuah tempat khusus untuk konsultasi persoalan keuangan di desa-desa, agar setiap persoalan menyangkut masalah keuangan desa bisa teratasi.
“Kita berharap para kades bisa membuat laporan keuangan secara efektif, agar persoalan keuangan pernah terjadi didesa tidak terulang lagi dan berimbas kedesa lainnya”, pinta Indra Joni.
Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan klinik sistem keuangan desa, agar bisa mengarah ke tujuan yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Natuna Harken menghimbau Kepala OPD, agar bisa menempatkan satu tenaga teknis disetiap kecamatan untuk membantu camat dan kepala desa dalam pengelolaan keuangan. Sebab persoalan ini, bisa menjadi solusi awal dalam mentaati peraturan desa.
“Legislatif hanya bisa memberi dukungan penuh kepada dinas teknis, mari kita bersama-sama menjaga secara baik Kabupaten ini, mulai dari sisi pelaporan keuangan dan hal lainya”, ujar Harken.
Sementara itu, Yanto salah satu pegawai BPKAD, yang dipercaya sebagai mentor dalam acara itu, dengan lantang memberikan pemaparan pada sejumlah hadirin tidak ada rasa canggung terlihat, saat dirinya memberikan pemaparan, soal aplikasi berbasis komputer (Sismkeudes). >>Roy
