Pembukaan Jalan Lingkar Pulau Tiga Desa Sabang Mawang, Dipertayakan

Natuna,(MR)

DUDUK di lantai rumah milik anaknya, Ketua RT 0101 Yusuf sedang asik bersenda gurau dengan keluarganya. Wajahnya yang mulai keriput, menandakan usia sudah lanjut. Meski demikian, suaranya masih tegas ketika wartawan Koran ini beserta rekannya menyambanginya, dengan ramah mempersilahkan masuk. Kebetulan sekali, Saya minta tolong, agar persoalan jalan lingkar Sabang Mawang, diangkat, sebab sampai saat ini tidak ada kejelasan dan mamfaat pembukaan jalan itu, kepada masyarakat, katanya.

Kekecewaan itupun semakin terasa ketika melihat, banyak tanaman warga yang dikorbankan, seperti cengkeh dan kelapa, demi mendambakan jalan lingkar. Sayangnya, tidak ada mamfaat, hanya menghambur-hamburkan uang rakyat saja. Paket pekerjaan sepanjang 18 kilometer ini, baru dikerjakan 13 kilometer. Ada sekitar 5 kilo meter lagi yang belum dibuka. Proyek tersebut kalau tidak salah dikerjakan antara tahun 2007-2008 lalu, PTnya tidak tau namanya ucapnya.

Sebagai ketua RT di Balai ini, Saya dikomplin masyarakat, sebab sebahagian besar tanaman masyarakat ditumbang tanpa ganti rugi. Seingat Saya, saat itu, cengkeh lagi mahal, namun warga disini tidak ada masalah asalkan dibagun jalan lingkar, sehingga warga tidak hanya mengandalkan jalur laut jika bepergian ke Desa seberang. Namun semua pengorbanan itu seakan tidak ada gunanya. Jika Pemerintah melakukan ganti rugi tanaman warga akibat dampak dari pembangunan itu, Saya rasa masyarakat tidak akan komplin. Celakanya, tanaman banyak ditumbang, akses jalan tidak dapat dilalui.

Kalau kita lihat, pembukaan jalan lingkar Desa sabang mawang, sudah sekitar 4 tahun lamanya. Boleh dikatakan, pekerjaan jalan yang sudah dibuka, sudah semak kembali. Artinya anggaran, millyaran rupiah untuk pembukaan jalan sepanjang 13 km itu mubajir. Sebab jalannya tidak bisa dilewati lagi. Contoh paling dekat, coba lihat didekat SD 004 balai, rumputnya sudah memenuhi jalan, sehingga sulit tuk dilalui, apalagi yang jauh dari pemukiman warga, papar yusuf.

Kita berharap kepada Pemerintah Daerah, sesuai visi misi Bupati sekarang, agar pembukaan jalan lingkar desa Sabang Mawang dapat direalisasikan, sehingga Warga Pulau tiga dapat menikmati aspal jalan darat. Pastikan Sejahtera Merata dan Seimbang milik masyarakat Pulau tiga juga.

Hal senada juga dikatakan Riduan. Ia menyatakan banyak paket proyek pembangunan tidak ada mafaatnya. Bahkan Perencanaannya terkesan tidak terorganisir. Hal itu terbukti, adanya beberapa paket proyek Di Pulau tiga tidak ada mafaatnya kepada masyarakat. Pada hal anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan itu millyaran rupiah.

Contoh mendasar, pembukaan jalan lingkar desa sabang mawang 18 km. Jalannya saja tidak Nampak lagi, gimana mau bisa dimamfaatkan kesalnya. Harapan kita, tolong, setiap pekerjaan itu dipikirkan matang-matang agar ada gunanya bagi masyarakat.

Menanggapi permasalahan itu, Wakil Bupati Natuna Imalko, mengatakan, persoalan ini telah masuk ke kotak saran yang kita buat. Selain pembukaan jalan ini, listrik dan air minum juga menjadi PR bagi kita semua.

Untuk itu, kita kan melakukan rapat, untuk membahas keluhan masyarakat ini. Saya berharap masyarakat Sabang Mawang tolong bersabar, karena butuh perencanaan matang untuk melaksanakannya. Isya Allah jika anggaran mencukupi, 2013 akan kita laksanakan lanjutan pekerjaan jalan lingkar itu papar imalko. >> Roy

Related posts