Karawang, (MR)
Kendatipun berbagai alat digunakan untuk menanggulangi parkir di RSUD Karawang tetap tidak dapat menghasilkan parkir yang baik.
Pasalnya, tidak adanya yang peduli untuk menata agar parkir kendaraan di RSUD Karawang terlihat rapih dan aman.
Selain itu juga beberapa masyarakat mengeluh karena sebagian besar warga yang datang ke RSUD bukan untuk berpoya-poya melainkan sedang kesusahan.
“Sudah susah ditambah susah dengan biaya parkir yang begitu tinggi 10 ribu hingga 12 ribu rupiah yang harus dibayar selama cuci darah dilakukan,” demikian ucap keluarga pasien HD kepada Media Rakyat.
Dengan adanya hal tersebut, masyarakat bertanya, “kok ada pengusaha yang mencari untung dari orang yang sedang kesusahan?” >>Cc-w
