Ternate, (MR) – Hadirnya Alfamidi dan Indomaret untuk menguasai perdagangan khususnya di kota Ternate turut berimbas pada Usaha Kecil Menengah UKM. Hal ini diakui oleh sejumlah pemilik kios mini yang dalam tiga bulan terakhir pendapatan mereka menurun hampir 50 persen.” Omset kita perhari biasanya mencapai Rp 500,000 hingga Rp 1000.000 tapi setelah pemerintah kota memberikan ijin usaha kepada pelaku bisnis perdagangan yakni Alfamidi dan Infomaret praktis omset kita menurun drastis “. Ungkap para pelaku UKM.
Dampak real dari persaingan investasi mikro ini juga diakui oleh anggota DPRD Kota Ternate. Saat diwawancarai awak Mediarakyatnews com anggota komisi C DPRD Kota Ternate Rusdi ,A Im ST turut membenarkan hal tersebut. Menurutnya secara kelembagaan DPRD merekomendasikan hadirnya Alfamidi untuk berinvestasi usaha perdagangan mikro namun rekomendasi berinvestasi itu ada syarat dan ketentuan semisal hanya pada titik titik tertentu atau diberikan ruang secara terbatas selain itu rekrutmen karyawan yg nanti dipekerjakan di situ harus presentasenya didominasi karyawan lokal. ” kenyataannya Alfamidi kini hadir hampir di seluruh kelurahan terutama Ternate bagian tengah ,selatan jg dibagian utara, ini jelas menyalahi ijin ” .tandas Rusdi .
Ia juga menegaskan DPRD hanya merekomendasikan ijin usaha investasi kepada Aldamidi dan bukan untuk Indomaret. Kenyataannya dilapangan Indomart telah membangun tempat usaha dan berinvestasi di beberapa tempat di kota Ternate. ” DPRD itu hanya merekomendasikan hadirnya Alfamidi,yang jadi permasalahan belakangan Indomaret pun hadir mengembangkan usahanya .Setahu saya ijin itu hanya untuk Alfamidi dengan syarat ketentuan semisal hanya pada titik titik tertentu bisa di buka .” Ungkapnya .
Ditanya soal dampak keberadaan investasi Alfamidi dan Indomaret terhadap pelaku UKM seperti kios mini ,anggota DPRD dapil Ternate utara ini menjelaskan DPRD tetap akan konsisten untuk memantau, mengevaluasi juga memberikan masukan sekaligus ikut mendorong Dinas terkait melalui program pelatihan dan pemberdayaan UKM. ” Ini dimaksudkan agar mereka para pelaku UKM tetap eksis ditengah persaingan usaha yang semakin gencar hadir di kota Ternate ” .tandas nya . (ATENG MRC)
